Best Online Portal for Instagram | Trending Topics | Privacy Policy

Photos, videos and stories from instagram posts tagged with #zakatcommunitydevelopment

Images, videos and stories tagged with #zakatcommunitydevelopment

Instagram media - Kami segenap keluarga besar econatural society mengucapkan selamat hari raya idul… 2315037784380591282
Instagram media - Krisis Covid-19 yang melanda Indonesia membuat mayoritas perekonomian menjadi lesu.… 2313153887959222756
Krisis Covid-19 yang melanda Indonesia membuat mayoritas perekonomian menjadi lesu. BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development terus melakukan langkah-langkah advokasi dengan membangun keterlibatan banyak stakeholder dalam upaya memempercepat dan menjaga perekonomian bagi mustahik di Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. #LekasPulihIndonesia #ZakatCommunityDevelopment #SemestaKebajikanZakat #BAZNAS
Instagram media -  2308974022749901642
Instagram media - Mustahik Binaan BAZNAS Giatkan Aksi Cegah Covid-19 di Kampung Tanggap Bencana Corona… 2307782152170738716
Mustahik Binaan BAZNAS Giatkan Aksi Cegah Covid-19 di Kampung Tanggap Bencana Corona di Tuban Penyebaran virus corona sebagai penyebab pandemi Covid-19 menjadi kegelisahan dan kekhawatiran banyak kalangan, termasuk Indonesia. Apalagi penularan virus Corona sangat cepat, sehingga masyarakat juga harus mengambil peran dalam upaya pencegahan penyebaran virus ini. Dalam hal ini, Kelompok Puteri Berdikari Batik yang merupakan kelompok mustahik binaan ZCD BAZNAS yang beranggotakan 13 orang ibu-ibu di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berinisiatif mengambil peran untuk turut andil dalam pencegahan penyebaran virus corona. Rabu (6/5/2020), Warsimah (39) selaku ketua kelompok bersama Ketua Penggerak PKK RT 04/01, Bapak RT, serta 12 anggota mustahik lainnya melakukan serangkaian kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona (KTBC). Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan pemasangan spanduk dan penempelan poster yang berisi informasi pencegahan Covid-19 di beberapa lokasi strategis Desa Sumurgung seperti, taman kanak-kanak, balai desa, mushalla, hingga rumah anggota mustahik. Selain itu, sebagian poster juga dibagikan kepada masyarakat desa sebagai bahan edukasi mengenai Covid-19. Selanjutnya, dilakukan pembagian masker dan sabun cuci tangan kepada mustahik serta masyarakat secara door to door dengan tetap memperhatikan social distancing, serta pembuatan tempat cuci tangan sederhana dari galon air di mushalla dan lingkungan masyarakat sekitar. Mustain (43) selaku Ketua RT 04/01 juga sangat mendukung dan merespon baik rangkaian kegiatan KTBC yang dilakukan oleh kelompok mustahik binaan ZCD BAZNAS. Dirinya sangat mengapresiasi dengan adanya ikhtiar baik dan semangat dari ibu-ibu pengrajin batik ini untuk memperluas upaya pencegahan penyebaran wabah corona. Warsimah dan anggota kelompok mustahik lainnya menyadari betul bahwa persoalan Covid-19 ini ada pada tingkat penularan yang begitu cepat, karenanya masyarakat penting sekali untuk dibekali pemahaman mengenai cara mencegah penularan Covid-19.
Instagram media - # Sahabat Tanggap Bencana # Aksi pembagian paket logistik keluarga dan edukasi menghadapi… 2307479727710774816
Instagram media - *[Ngabuburit Bareng ZCD]* Bagaimana sih cara agar produk kita menarik?๐Ÿค” . Apakah… 2307299688704743138
*[Ngabuburit Bareng ZCD]* Bagaimana sih cara agar produk kita menarik?๐Ÿค” . Apakah bisa menaikkan omzet penjualan dengan branding?๐Ÿค” . Terus Branding kemasan seperti apa yang bisa menarik pembeli?๐Ÿค” . Yuk temukan jawabannya di Ngabuburit kita hari ini. #zakatcommunitydevelopment #semestakebajikanzakat
Instagram media - *[Langkah Mulia]* Dikala wabah yang terus menghantui setiap makhluknya . Disaat… 2306419814640874602
*[Langkah Mulia]* Dikala wabah yang terus menghantui setiap makhluknya . Disaat aktivitas dibatasi untuk tetap di rumah . Hingga rasa khawatir bagaimana dapat menghidupkan keluarga . Kami melangkah memenuhi amanah . Menjadi wasilah pengantar rezeki dari Rabb-Nya . [Paket Logistik Keluarga] #SemangatPagi #ZakatCommunityDevelopment #SahabatZCD
Instagram media - Yuk perbanyak bersedekah dan berbuat kebaikan di bulan suci ramadhan tahun ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š… 2306252679587574805
Yuk perbanyak bersedekah dan berbuat kebaikan di bulan suci ramadhan tahun ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - Giat Mustahik binaan BAZNAS Produksi Keripik Mawar dan Bawang Goreng di Tengah Wabah… 2306151390560158955
Giat Mustahik binaan BAZNAS Produksi Keripik Mawar dan Bawang Goreng di Tengah Wabah Covid-19 Meskipun di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, para mustahik binaan ZCD BAZNAS tetap melakukan aktivitas, tentunya dengan tetap mengutamakan protokol Covid-19. Kelompok mustahik binaan ZCD BAZNAS di Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah melakukan produksi olahan bunga mawar dan bawang goreng, Minggu (3/5/2020). Kegiatan produksi kali ini dilakukan olek Kelompok Putri Mawar yang beranggotakan 20 KK. Namun, karena dalam situasi pandemi seperti ini yang harus melakukan social distancing dan meminimalisir kerumunan massa, kegiatan produksi dibuat sistem bergilir yang hanya dihadiri 5 orang dalam setiap kegiatan produksi. Adapun olahan mawar yang diproduksi kali ini yaitu keripik mawar dan bawang goreng. Kegiatan dimulai sejak pukul 13.00-17.30 WIB. Pada produksi keripik mawar menggunakan bahan baku bunga mawar dari hasil panen kelompok mustahik sebanyak 1 kg dan menghasilkan 9 pieces keripik bunga mawar netto 100 gram. Keripik mawar ini dijual dengan harga Rp10.000. Sedangkan untuk produksi bawang goreng menggunakan bahan baku utama bawang merah sebanyak 2 kg. Bawang merah yang digunakan merupakan hasil panen dari petani mustahik binaan ZCD BAZNAS juga, yakni dari Kelompok Berkah Tani. Dari bahan baku tersebut dihasilkan 10 pieces bawang goreng dengan netto 50gr yang akan dijual dengan harga Rp10.000. Saat berlangsungnya kegiatan produksi, tentunya mustahik yang didampingi Sahabat ZCD tetap memperhatikan protokol Covid-19 dengan menggunakan APD seperti masker, sarung tangan dan penutup kepala serta rutin melakukan cuci tangan, baik sebelum dan sesudah produksi. Adapun cuaca mendung dan hujan yang kerap terjadi di Desa Cluntang menyebabkan bahan baku produksi berupa mawar dan bawang sulit dikeringkan, sehingga hanya sedikit yang bisa dijadikan bahan produksi. . . Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Kondisi Pandemi, BAZNAS Bantu Belajar dari Rumah untuk Anak Mustahik di Kabupaten… 2306150091886369335
Kondisi Pandemi, BAZNAS Bantu Belajar dari Rumah untuk Anak Mustahik di Kabupaten Ende Covid-19 yang melanda Indonesia mengakibatkan terjadinya beberapa perubahan kebijakan secara mendasar, termasuk dalam dunia pendidikan tanah air. Hal ini merubah cara belajar mengajar siswa dan guru yang biasanya berlangsung di sekolah menjadi belajar dari rumah atau dikenal dengan istilah home learning. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development turut berkontribusi untuk memfasilitasi anak-anak mustahik yang dirumahkan dari sekolahnya di Desa Ndoriwoy, Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Senin (4/5/2020), Sahabat ZCD sebagai pendamping program berinisiatif untuk mengajak anak-anak mustahik tetap melakukan aktivitas belajar walaupun hanya di rumah saja. Pada kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIT, Sahabat ZCD bersama 2 anggota mustahik ZCD dan 2 orang guru di Desa Ndoriwoy mengajarkan anak-anak tentang bahaya virus corona dan pencegahannya melalui media gambar. Kegiatan ini berlangsung di rumah kompleks para mustahik tepatnya di Dusun 3, Desa Ndoriwoy. Anak-anak diberi kertas bergambar yang berisi informasi dasar tentang Covid-19 untuk selanjutnya dapat mereka warnai. Gambar yang diberikan kepada anak-anak terdiri dari 3 jenis yaitu gambar berbentuk virus corona, gambar dari akibat jika terjangkit virus corona dan gambar cara melakukan pencegahan Covid-19. Tidak hanya mewarnai, anak-anak juga diberi penjelasan dari masing-masing kertas gambar yang mereka terima. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak tentang bahaya virus corona dan cara melakukan pencegahannya. Dalam kegiatan ini diikuti oleh 20 anak yang juga didampingi oleh orang tuanya. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengajak anak terus aktif belajar, dan memberi kesempatan kepada orang tua untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan anak-anaknya. . . Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Berdayakan Ekonomi Mustahik, BAZNAS Bagikan SHU Lewat Program Koperasi di Desa Jenilu… 2306146892278372323
Berdayakan Ekonomi Mustahik, BAZNAS Bagikan SHU Lewat Program Koperasi di Desa Jenilu Dalam rangka memberdayakan kehidupan mustahik, Badan Amil Zakat Nasional terus berjuang optimal menjalankan amanah umat dengan menggulirkan program-program pemberdayaannya, salah satunya melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD). Salah satu wilayah yang diinisiasi ZCD adalah di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Kamis (23/4/2020), Sahabat ZCD dibantu dengan pengurus Koperasi Jenilu Makmur Sejahtera (JMS) dan anggota remaja masjid melakukan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dan paket sembako kepada anggota koperasinya sebanyak 50 KK. SHU merupakan keuntungan usaha yang dibagi sesuai dengan aktivitas ekonomi anggota koperasi. Pembagian ini dilaksanakan secara door to door ke rumah mustahik untuk menghindari kerumunan massa di tengah wabah Covid-19 yang masih marak terjadi di Indonesia. Adapun jumlah bagi hasil yang dibagikan kepada anggota sebesar Rp51.100.000, dimana setiap anggota memperoleh bagi hasil sebesar Rp1.022.000 dan memperoleh paket sembako senilai Rp110.000 Selain itu juga dibagikan hak pengurus sebesar 10% terhitung mulai Bulan Juni hingga Desember 2019 sebesar Rp3.450.000 untuk 3 orang pengurus. Koperasi JMS ini merupakan koperasi binaan ZCD BAZNAS yang dibentuk sebagai langkah strategis untuk mendorong penguatan kemandirian ekonomi kelompok mustahik dalam mengembangkan usahanya. Adapun usaha yang dijalani oleh kelompok bergerak dalam pengembangan nelayan serta pengolahan produk abon ikan. ZCD telah mensupport melalui pengadaan bantuan perahu tuna dan peralatan tangkap nelayan yang tergabung dalam Koperasi JMS serta pengolahan produk ikan berupa abon. Namun, dalam keberlangsungan program pemberdayaan yang dilakukan selama ini, masih ditemui beberapa kendala seperti kurangnya kesadaran anggota untuk menyetorkan simpanan wajib sebesar Rp25.000 /bulan. Sehingga kedepannya, Sahabat ZCD sebagai pendamping program akan lebih gencar untuk memberikan edukasi dan juga punishment bagi anggota yang belum memiliki kesadaran untuk menunaikan kewajiban kepada koperasi, baik itu simpanan pokok dan dana pinjaman lainnya.
Instagram media - Giat Kampung Tanggap Corona, BAZNAS Dampingi Mustahik Produksi Minuman Herbal Di… 2306140835778890596
Giat Kampung Tanggap Corona, BAZNAS Dampingi Mustahik Produksi Minuman Herbal Di tengah maraknya wabah corona di Indonesia, sudah selayaknya masyarakat perlu menjaga daya tahan tubuhnya dan menguatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Dalam hal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) menginisiasi program Kampung Tanggap Bencana Corona dengan melakukan pembuatan empon-empon di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/04). Kegiatan ini dilakukan oleh salah satu kelompok binaan ZCD BAZNAS yaitu Kelompok Panrita Lopi Seaweed dengan melibatkan 5 orang anggotanya yang didampingi oleh Sahabat ZCD. Adapun komposisi empon-empon yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari temulawak, jahe, kunyit, sereh, ketumbar, jeruk nipis, madu, gula merah, kayu manis, kayu secang. Dalam proses pembuatannya, mula-mula bahan rempah-rempah dikupas sedikit dan dicuci hingga bersih. Sebagian bahan empon-empon diiris tipis dan sebagiannya lagi diparut agar rasa rempah lebih terasa. Masak empon-empon hingga 10-20 menit agar sari rempahnya keluar, lalu tuangkan madu dan jeruk nipis agar lebih segar. Selanjutnya, empon-empon yang sudah matang dikemas. Dalam produksi kali ini, kelompok menghasilkan 60 bungkus empon-empon dan dibagikan kepada 25 mustahik. Empon-empon sendiri merupakan nama kelompok tanaman yang membentuk simpanan senyawa atau sekumpulan akar tanaman yang menjadi rempah dan dipercaya dapat meningkatkan imun tubuh dan dapat menjadi penangkal virus corona. Kegiatan ini mendapatkan respon cukup positif dari mustahik dan masyarakat sekitar. Rencananya juga akan dilakukan produksi lanjutan serta memberikan resep cara pengolahan pembuatan empon-empon kepada masyarakat luas. Selain pembuatan empon-empon ini, ZCD dalam program Kampung Tanggap Bencana juga telah melakukan rangkaian kegiatan lainnya, seperti pembagian masker, pembagian handscoon, pemasangan poster di rumah mustahik dan tempat umum serta melakukan edukasi kepada mustahik terkait pengetahuan sekitar Covid-19 dan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Instagram media - *BAZNAS Distribusikan Paket Logistik Keluarga untuk Kampung Zakat Kahayya, Sulawesi… 2305595663985076942
*BAZNAS Distribusikan Paket Logistik Keluarga untuk Kampung Zakat Kahayya, Sulawesi Selatan* Desa Kahayya, Kecamatan Kindang adalah salah satu Kampung Zakat yang merupakan program inisiasi Kementerian Agama RI bersama dengan BAZNAS dan LAZ. Desa yang terkenal dengan kopi dan komoditas pertanian ini terletak di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan yang pada hari Sabtu (9/5) mendapatkan distribusi Penyaluran Paket Logistik sebanyak 50 paket. Sahabat ZCD, Mustahik, Relawan Kahayya Tanggap Bencana, dan staff BAZNAS Kabupaten Bulukumba bersinergi melayani PLK mulai dari pengadaan produk, penyiapan, pengemasan paket yang dilakukan di rumah salah satu Mustahik, sampai pendistribusiannya. penyerahan paket yang dilakukan dari rumah kerumah mustahik sebagai bentuk kebanggaan menjalankan amanah muzzaki dan juga memuliakan mustahik serta menghindari kerumunan. Hujan deras yang sering turun di desa ini menjadikan PLK yang tersalur hari itu sebanyak 20 paket dan akan dilanjutkan selebihnya pada Ahad (9/5) untuk 30 paket lainnya. Do'a para mustahik untuk pahala dan rizki yang berlimpah bagi para muzzaki menjadi bentuk ucapan terimakasih yang tulus. #PaketLogistikKeluarga #CashForWork #ZakatCommunityDevelopment #LekasPulihIndonesia #SemestaKebajikanZakat
Instagram media - Krisis Covid-19, BAZNAS Optimalkan Produksi Usaha Abon Ikan Mustahik di NTT Berada… 2305409775252108282
Krisis Covid-19, BAZNAS Optimalkan Produksi Usaha Abon Ikan Mustahik di NTT Berada dalam kondisi pandemi saat ini, tidak lantas sepenuhnya menghentikan kegiatan pemberdayaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD). Salah satu kelompok binaan di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur tetap melakukan produksi abon ikan tuna pada Jumโ€™at (24/4/2020). Produksi ini merupakan produksi ke-2, yang sebelumnya telah dilakukan pada Rabu (22/4/2020). Bertempat di rumah produksi abon, kegiatan ini dihadiri oleh 6 orang anggota Kube Qoryatun Jenilu serta 5 orang anggota Kube Trans Umarese untuk ikut andil dalam kegiatan produksi. Dalam produksi kali ini, mustahik menggunakan bahan baku berupa 2 ekor ikan tuna gelondongan yang memiliki berat 40kg. Kali ini kelompok juga berinovasi dengan menciptakan varian rasa baru abon menjadi rasa pedas, manis dan original. Setelah melewati beberapa tahap proses pembuatan, akhirnya dihasilkan abon ikan seberat 14,7 kg yang kemudian dikemas menjadi beberapa netto sebelum dipasarkan. Dalam produksi kali ini kelompok menghasilkan 51 pieces untuk ukuran 100gr (26 pcs rasa pedas dan 25 pcs rasa manis), 86 pieces ukuran 200gr (43 pcs rasa original, 20 pcs rasa pedas dan 23 pcs rasa manis) dan 2 pieces ukuran 500gr dengan varian pedas. Kelompok mustahik memilih untuk tetap memproduksi abon ikan tuna dalam situasi pandemi Covid-19 ini karena peluang usaha di Desa Jenilu cukup bagus. Selain itu, masyarakat sekitar juga menyukai olahan makanan yang berbahan dasar ikan. Hal ini terbukti pada suksesnya penjualan abon ikan pada produksi pertama sebanyak 97 pieces netto 100gr dan 41 pcs netto 200gr. Rencananya produk abon ini juga akan dipasarkan ke minimarket sekitar di Desa Jenilu dan membuka dan membuka sistem reseller bagi masyarakat yang ingin menjualnya Kembali. Aktivitas pemberdayaan dalam aspek ekonomi seperti ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung penciptaan pendapatan di saat perkotaan mengalami perlambatan ekonomi di saat pandemi virus corona atau Covid-19.
Instagram media - Momentum Ramadhan, BAZNAS Maksimalkan Potensi Usaha Kue Kering Mustahik di Sukabumi… 2305388611691719255
Momentum Ramadhan, BAZNAS Maksimalkan Potensi Usaha Kue Kering Mustahik di Sukabumi Memasuki Bulan Ramadhan 1441 H, ZCD BAZNAS melalui Sahabat ZCD dan mustahik binaanya melihat peluang usaha yang bisa dilakukan dalam bulan penuh berkah ini. Salah satu kelompok mustahik binaan ZCD BAZNAS yang terdapat di Desa Jaya Mekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat adalah KUB Sejahtera. Sabtu (25/4/2020), KUB Sejahtera melakukan produksi kue kering. Kue kering yang dibuat oleh kelompok dengan beranggotakan 8 ibu ini terdiri dari 6 jenis kue, yaitu: kue keju, nastar, semprit, sagu, salju dan kacang. Namun dalam produksi kali ini hanya bisa dihadiri oleh 7 anggota saja. Pembuatan kue kering ini berlangsung selama 2 hari hingga Minggu (26/4/2020). Sejak pukul 09.30 WIB, anggota sudah bersiap melakukan produksi dengan bahan-bahan utamanya seperti terigu, mentega, telur, keju, nanas dan kacang. Selanjutnya, kue-kue ini akan dikemas ke dalam toples berukuran ยผ kg. Adapun modal yang dikeluarkan kelompok sebesar Rp. 578.000. Pada produksi kali ini, kelompok berhasil membuat 8 toples kue nastar, 10 toples kue kacang, 6 toples kue semprit, 8 toples kue salju, 14 toples kue sagu dan 6 toples kue keju. Setiap toples kue dihargai dengan harga yang berbeda, tergantung jenis kue. Kue nastar dihargai Rp. 38.000, kue kacang dihargai Rp. 14.000, kue semprit dihargai Rp. 18.000, kue salju dihargai Rp. 13.000, kue sagu dihargai Rp. 15.000 dan kue keju dihargai Rp. 30.000. Rencananya kue-kue ini akan dipasarkan ke masyarakat sekitar, baik melalui online ataupun offline. KUB Sejahtera awalnya memang hanya memproduksi COTE (Cokelat Tempe) dan Rangco (Rangginang Coklat), namun tidak menutup kemungkinan untuk mereka bisa memproduksi olahan lain dalam momentum Bulan Ramadhan ini. Meski dalam pandemi Covid-19, kegiatan pemberdayaan seperti ini harus tetap dihidupkan untuk menurunkan angka dampak ekonomi yang dialami masyarakat akibat wabah Covid-19, dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
Instagram media - Permintaan Produksi Nata De Coco Mustahik Binaan BAZNAS Meningkat di Tengah Pandemi… 2305385514819011084
Permintaan Produksi Nata De Coco Mustahik Binaan BAZNAS Meningkat di Tengah Pandemi Ramadhan adalah bulan penuh limpahan rahmat dan berkah, dimana hal ini pun dirasakan oleh salah satu kelompok mustahik binaan ZCD BAZNAS yaitu Kelompok Kaburu Bersinar di dalam memproduksi nata de coco di Dusun Batu-Batu, Desa Kaburu, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan yang mengalami kenaikan dalam permintaan produk nata de coco. Senin (27/04/2020), Sahabat ZCD sebagai pendampingan program melakukan pendampingan kepada Kelompok Kaburu Bersinar dalam melakukan produksi nata de coco. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.00 โ€“ 14.00 WIT dengan dihadiri 5 orang anggota mustahik. Meski dalam masa pandemi, kelompok tetap semangat dalam memproduksi nata de coco dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, sebagaimana yang diterapkan oleh Lembaga ZCD seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan handscon. Dalam kegiatan produksi kali ini, Kelompok Kaburu Bersinar mengolah 185 liter air kelapa menjadi 172 nampan yang berisi lembaran nata de coco dan 12 botol bibit nata de coco. Setiap nampannya setara dengan 800 โ€“ 1.000 gram nata de coco yang akan dijual dengan harga Rp. 15.000 /kg nya. Anggota mustahik tidak hanya mendapat keuntungan dari hasil penjualan nata de coco saja, namun mereka juga diberi upah ketika melakukan produksi. Setiap nampan yang dihasilkan mereka akan mendapat upah Rp2.000. Dalam produksi kali ini yang dihadiri 5 anggotanya, masing-masing mendapatkan Rp68.800 per 6 jam kerja. Kegiatan produksi akan terus berlanjut untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat di bulan yang penuh berkah ini. Kegiatan pemberdayaan ZCD BAZNAS merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka dampak ekonomi yang dialami masyarakat akibat wabah Covid-19.
Instagram media - Yuk perkuat iman kita untuk semakin giat beribadah di bulan suci ramadhan tahun… 2305378290642032823
Yuk perkuat iman kita untuk semakin giat beribadah di bulan suci ramadhan tahun ini, sudah pertengahan bulan lohh ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . . . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - BAZNAS Bagikan Hidangan Buka Puasa untuk Mustahik Desa Bone Buntu Sisong Hingga… 2304793543519972852
BAZNAS Bagikan Hidangan Buka Puasa untuk Mustahik Desa Bone Buntu Sisong Hingga hari ini kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah, data terbaru mengenai Covid-19 sudah tersebar di 34 provinsi dan 283 kabupaten/kota. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development terus bergerak untuk membantu masyarakat miskin yang terdampak ekonominya akibat pandemi virus Corona atau Covid-19 di Desa Bone Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Jumโ€™at (24/04), Ardhi sebagai Sahabat ZCD bersama Madina, salah satu anggota remaja masjid binaan ZCD BAZNAS berbagi hidangan buka puasa kepada 70 KK. Walaupun dalam kondisi hujan, satu per satu rumah dikunjungi Ardhi dan Madina untuk memberikan bantuan tersebut, hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri di rumah dan melakukan sosial distancing untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Biasanya mustahik dan masyarakat sekitar membuat hidangan menu buka puasa untuk dinikmati saat berbuka puasa di masjid. Namun, hal ini tidak terlihat lagi karena kegiatan ibadah di masjid juga sudah ditiadakan. Sehingga Sahabat ZCD dan masyarakat sekitar bergotong royong untuk menyiapkan hidangan buka puasa. Sekitar pukul 08.00 WIT, ibu-ibu sudah bersiap untuk memasak hidangan berbuka puasa berupa nasi ayam. Selanjutnya akan didistribusikan langsung oleh Ardhi dan Madina. Kegiatan berbagi hidangan buka puasa ini merupakan intervensi jangka pendek ZCD BAZNAS sebagai upaya menguatkan akses pangan para keluarga miskin dan kelompok rentan yang terdampak secara ekonomi. Sebelumnya Sahabat ZCD juga telah melakukan rangkaian Kampung Tanggap Bencana Corona (KTBC) sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti sosialisasi Covid-19, penyemprotan disinfektan, pembentukan Posko KTBC, pembagian sembako dan masker. . . Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - BAZNAS dan Pondok Pesantren Raudhatul Madinah Bagikan Hidangan Berbuka untuk Mustahik… 2304791702337993446
BAZNAS dan Pondok Pesantren Raudhatul Madinah Bagikan Hidangan Berbuka untuk Mustahik di Kota Batu Berbagi adalah memberi kebaikan kepada sesama, kali ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) bersinergi dengan Pondok Pesantren Raudhatul Madinah berbagi paket buka puasa kepada mustahik dan santri di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat (24/04/2020). Ramadhan tahun ini dirasakan berbeda dengan Ramadhan sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk berdiam diri di rumah dan melakukan sosial distancing untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Hal tersebut berdampak terhadap kehidupan masyarakat, khususnya perekonomian mereka yang sangat bergantung pada aktivitas harian. Sebanyak 60 paket hidangan berbuka puasa berupa nasi kotak dan takjil dibagikan kepada 19 mustahik, 25 santri Pondok Pesantren Raudhatul Madinah dan sejumlah masyarakat yang membutuhkan. Pendistribusian paket hidangan berbuka puasa dilakukan secara door to door dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 dengan memakai masker. Dalam masa pandem ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya menurunkan angka dampak ekonomi yang terjadi akibat wabah Covid-19. Sahabat ZCD sebagai pendamping program juga telah melakukan sosialisasi terkait Covid-19 dan cara pencegahannya, serta membuat washtafel sederhana di lingkungan pondok pesantren.
Instagram media - Sinergi BAZNAS, MRI dan Pemuda Muhara Cegah Covid-19 dengan Pembagikan Masker Gratis… 2304790216069501836
Sinergi BAZNAS, MRI dan Pemuda Muhara Cegah Covid-19 dengan Pembagikan Masker Gratis di Banten Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) bersinergi dengan perwakilan dari MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) dan Pemuda Muhara untuk bersama-sama mengajak masyarakat memutuskan rantai penularan Covid-19 dalam Kampung Tanggap Bencana (KTBC), Kamis (23/04/2020). Kegiatan KTBC kali ini meliputi pembagian masker kain secara gratis yang ditujukan untuk 20 mustahik binaan ZCD BAZNAS dan penghuni huntara (hunian sementara) korban banjir bandang di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Pembagian masker sebanyak 100 buah ini berlangsung mulai pukul 14.30 WIB. Pembagian masker tersebut merupakan bagian dari wujud kepedulian ZCD BAZNAS untuk mendukung kesehatan masyarakat, dimana saat ini penyebaran Covid-19 cukup memprihatinkan dan ratusan warga dilaporkan meninggal dunia. Penularan Covid-19 di Indonesia semakin meluas dan jumlah kasus penderita setiap hari bertambah. Kegiatan pembagian masker kain gratis ini disambut positif oleh penghuni huntara warga Ciladaeun, Lebak. Mereka mengaku merasa terbantu dengan adanya pembagian masker dari ZCD BAZNAS, terlebih saat ini persediaan masker agak sulit didapati. Penggunaan masker kain itu dinilai sangat penting untuk pencegahan corona, karena penularan virus mematikan itu cukup cepat jika tidak menggunakan penutup mulut dan hidung. Sebelumnya, ZCD BAZNAS juga telah melakukan rangkaian KTBC meliputi pelatihan pembuatan cairan disinfektan, penyemprotan disinfektan di beberapa area publik, pembuatan pondok herbal, pembentukan posko Kampung Tanggap Bencan Corona di 2 titik yang bertempat di Mushalla Burul Huda dan Kampung Muraha serta pembagian hand satinizer kepada mustahik.
Instagram media - Karena mustahik membawa kemuliaan, maka membawa amanah muzzaki langsung kehadapannya… 2303140497026114399
Instagram media - Semoga puasanya lancar ya teman-teman.. Yuk maksimalkan bulan ramadhan kali ini… 2302609139502675909
Semoga puasanya lancar ya teman-teman.. Yuk maksimalkan bulan ramadhan kali ini dengan Ibadah wajib dan sunnahnya๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . . . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - Giat ZCD BAZNAS di Kampung Tanggap Bencana Corona Desa Menggala, NTB Sosialisasi… 2302605911188579823
Giat ZCD BAZNAS di Kampung Tanggap Bencana Corona Desa Menggala, NTB Sosialisasi terkait pandemi Covid-19 terus digencarkan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD). Kali ini gerakan Kampung Tanggap Bencana Corona telah diterapkan di Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini terlaksana pada Minggu (26/04) pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona ini terbagi dalam beberapa rangkaian kegiatan. Diawali dengan sosialisasi dan edukasi terkait virus berbahaya ini sekaligus cara pencegahannya, media spanduk menjadi pilihannya. Spanduk dipasang di rumah Ketua Kelompok Karya Ibu serta pemasangan 20 poster dan10 sticker cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai panduan WHO. Pemasangan ini dilakukan di area publik seperti mushalla, jalan raya dan tentunya di kediaman mustahik ZCD. Tidak hanya sosialisasi, ZCD BAZNAS pun membagikan 50 masker kepada mustahik dan masyarakat umum sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan masker ketika keluar rumah agar terlindung dari berbagi virus dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Rencana selanjutnya, ZCD BAZNAS akan terus melakukan sosialisasi kepada mustahik dan masyarakat umut terkait 9 cara mencuci tangan dengan baik setelah tempat cuci tangannya dipasang di 4 titik yang sudah disepakati. Selain itu, akan dilakukan juga penyemprotan cairan disinfektan pada pekan depan bersama remaja Desa Menggala.
Instagram media - BAZNAS Bentuk Kampung Tanggap Bencana Corona di Kabupaten Lombok Utara Badan Amil… 2302604525382397353
BAZNAS Bentuk Kampung Tanggap Bencana Corona di Kabupaten Lombok Utara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Zakat Community Development (ZCD) terus mengkampanyekan gerakan pencegahan virus corona atau Covid-19. Salah satu kepedulian BAZNAS adalah dengan dibentuknya Kampung Tanggap Bencana Corona di titik implementasi ZCD yakni Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Minggu (26/4/2020), Sahabat ZCD sebagai pendamping program bersinergi dengan aparat desa yang terdiri dari Kepala Dusun Waker, Ketua Karang Taruna Desa Santong, tokoh agama setempat dan anggota kelompok mustahik ZCD melakukan rangkaian kegiatan Kampung Tanggap Bencana. Pemasangan spanduk Kampung Tanggap Bencana Corona di Masjid Nurul Jihad dan pintu masuk wisata Desa Santong menjadi agenda pembuka kegiatan ini. Pemasangan spanduk ini bertujuan sebagai media informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat umum. Selanjutnya, dilakukan penempelan sticker Covid-19 di beberapa tempat umum sebagai media campaign dan sosialisasi agar seluruh masyarakat bisa memahami ancaman berbahaya yang dapat ditimbulkan dari virus ini. Kegiatan dilanjutkan dengan pendistribusian 100 masker kepada mustahik dan masyarakat umum, mengingat alat ini merupakan salah satu perlengkapan yang sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Masjid Nurul Jihad, PAUD dan sebagian rumah warga. Dalam aksinya tersebut, tidak lupa para petugas mengenakan APD, seperti jas hujan, masker dan sarung tangan sebagai bentuk perlindungan diri. Keterlibatan aparat setempat dalam pembentukan Kampung Tanggap Bencana Corona sangat penting untuk memudahkan koordinasi antar warga dalam menjalankan aksi. Diharapkan melalui sinergitas ini, pencegahan virus corona dapat dilakukan secara maksimal sehingga dapat menekan angka positif Covid-19.
Instagram media - ZCD BAZNAS Dampingi Mustahik Optimalkan Produksi VCO Saat Pandemi Minyak kelapa… 2302603023301285926
ZCD BAZNAS Dampingi Mustahik Optimalkan Produksi VCO Saat Pandemi Minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) menjadi peluang baru di tengah pandemi Covid-19 berkat khasiatnya dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Berada di tengah pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat produktifitas kelompok mustahik binaan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Develpment (ZCD) di Desa Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4/2020). Salah satu kelompok binaan ZCD BAZNAS adalah Kelompok Kaburu Bersinar yang beranggotakan 9 KK. Sabtu (18/4/2020) kelompok ini melakukan kegiatan produksi VCO menggunakan bahan baku 100 butir kelapa. Pada produksi kali ini, dihadiri oleh 4 orang anggota Kelompok Kaburu Bersinar yang melakukan proses produksi VCO. Tidak lupa, dalam proses produksinya mustahik juga menggunakan masker dan sarung tangan sebagai bentuk perlindungan diri terhadap wabah Covid-19 dan menjaga higenitas proses produksi. Waktu produksi yang dibutuhkan oleh kelompok dalam membuat VCO yaitu kurang lebih selama 2 hari. Pada hari pertama, kelompok melakukan proses pemisahan sabut dan batok kelapa, pemerasan santan serta pemisahan antara air dan santan kelapa. Selain itu pada hari pertama ini dilakukan juga tahap mixer untuk membuat santan kelapa menjadi kental dan diakhiri dengan proses pemanasan. Selanjutnya pada hari kedua (19/4/2020), dilakukan tahap filterisasi yaitu tahap pemisahan minyak VCO dengan kotoran-kotoran ampas kelapa. Pada tahap ini mustahik memanfaatkan tisu dan kapas non alkohol sebagai media pembantunya. Setelah melewati beberapa proses yang panjang akhirnya dihasilkan produk VCO yang siap untuk dipasarkan. Dari kegiatan produksi kali ini kelompok dapat menghasilkan VCO sebanyak 7 liter. Daya tahan tubuh di tengah wabah Covid-19 penting dijaga, VCO bisa menjadi salah satu andalannya karena sudah lama dikenal memiliki kandungan aktif penangkal virus dan mampu meningkatkan daya imunitas tubuh. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan pemasaran VCO hasil produksi mustahik dapat laku di pasaran. yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - *ZCD Online Class* Pandemik COVID-19 yang masih terjadi sampai saat ini telah menginfeksi… 2302230089403634879
*ZCD Online Class* Pandemik COVID-19 yang masih terjadi sampai saat ini telah menginfeksi sebanyak 11.587 orang di seluruh Indonesia (04/05/20), yang terdampak dari pandemik ini adalah salah satunya masyarakat daerah pesisir yang merasakan langsung dampak negatif berupa penurunan pendapatan. Dalam hal ini, kita perlu membangun pengetahuan masyarakat dalam hal pemberdayaan demi mengatasi masalah tersebut. Lembaga ZCD BAZNAS kali ini akan mengadakan kelas pemberdayaan online dengan tema *โ€œStrategi Pemberdayaan Berbasis Pesisir dalam Menghadapi Pandemik COVID-19"* yang akan diisi oleh: o Pembicara : - *H. Abdul Gafur Mas'ud* (Ketua Umum ASPEKSINDO (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia) - Bupati Penajam Paser Utara) - *Ziaulhaq Nawawi* (Founder Yayasan Econatural Society) - *Fahmi Attamimi* (Sahabat ZCD Desa Jenilu) o Moderator : *Rizqi Nurul Ilmi* (Presenter BAZNAS TV) ๐Ÿ“ Catat ya waktunya : ๐Ÿ—’๏ธRabu, 06 Mei 2020 โฐ13.00 WIB _Live Streaming_ di *Channel Youtube BAZNAS TV* Klik link streaming di bawah ini: bit.ly/youtubebaznastv *Free dan terbuka untuk Umum* #ZCDClass #DirumahAja #SemestaKebajikanZakat
Instagram media - Sinergi BAZNAS dan Aparat Desa Cegah Covid-19 Melalui Kampung Tanggap Bencana Corona… 2301447260822525134
Sinergi BAZNAS dan Aparat Desa Cegah Covid-19 Melalui Kampung Tanggap Bencana Corona di Kepulauan Meranti Dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19 yang kini marak terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) menggiatkan kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona (KTBC) di Desa Pangkalan Balai, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Rabu (22/4/2020), Sahabat ZCD sebagai pendamping program bersinergi bersama Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua BPD, Ketua RT/RW, serta staff desa untuk melakukan kegiatan KTBC. Kegiatan dimulai dengan pemasangan spanduk Covid-19 di halaman Kantor Desa serta di sentral jalan menuju Dusun II, pelabuhan, dan puskesdes. Sebanyak 3 unit tangki disiapkan untuk penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum guna menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme, baik virus dan bakteri pada objek permukaan benda. Penyemprotan dilakukan di beberapa masjid, yakni Masjid Nurul Hidayah, Masjid Babul Fatoha dan Masjid Raudhatul Jannah, selain itu juga dilakukan di MCK ZCD, Sekolah Dasar, poskamling, kandang ternak, Rumah Produksi Terasi Sachet, pelabuhan penyeberangan antar pulau dan tempat transit penyeberangan. Tidak lupa dalam aksinya, dilengkapi dengan APD (Alat Perlindungan Diri) seperti masker, sarung tangan dan jas hujan. Sosialisasi Covid-19 juga dilakukan melalui pemasangan 52 poster Covid-19 di sejumlah tempat yang bisa dibaca oleh banyak orang seperti warung-warung, rumah produksi, bengkel, serta masjid. Hal ini dilakukan agar masyarakat sekaligus mustahik paham akan bahaya Covid-19 dan mengedukasi untuk dapat melakukan pencegahan penularannya. Tidak sampai disitu, rangkaian kegiatan KTBC lainnya adalah pembagian 350 pieces masker kepada mustahik dan masyarakat setempat. Pembagian masker ini bertujuan agar masyarakat yang belum memiliki masker dapat terlindung dari penyebaran Covid-19 saat beraktivitas di luar rumah. Yuk baca lebih lanjut dengab klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - BAZNAS Semprotkan Disinfektan ke Kandang Ternak Mustahik Cegah Covid-19 Badan Amil… 2301008128157583007
BAZNAS Semprotkan Disinfektan ke Kandang Ternak Mustahik Cegah Covid-19 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development terus meningkatkan kesiapsiagaan Covid-19 dalam program Kampung Tanggap Bencana Corona. Salah satu upaya pencegahan Covid-19 yang dilakukan adalah dengan penyemprotan disinfektan oleh Kelompok Peternak Cendana Sejahtera di Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (22/4/2020). Penyemprotan ini dilakukan oleh Sahabat ZCD sebagai pendamping program dan 5 anggota mustahik sejak pukul 08.30 hingga 11.30 WITA. Kegiatan ini dilakukan guna untuk menjaga kebersihan kandang ternak dan lingkungan sekitar agar terbebas dari virus dan bakteri. Program pemberdayaan yang dilakukan ZCD di Desa Cendana adalah pengembangan sapi perah dengan jumlah anggota sebanyak 8 KK. Adapun saat ini jumlah populasi sapi yang dimiliki kelompok mustahik sebanyak 23 ekor. Peternak mustahik sadar akan pentingnya upaya pencegahan untuk meminimalisir dampak penyebaran dari Covid-19 yang makin marak terjadi. Disinfektan sendiri merupakan senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar secara langsung oleh disinfektan. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Semoga puasanya lancar ya teman-teman.. Hindari perkataan buruk dan kegiatan yang… 2300996312241116375
Semoga puasanya lancar ya teman-teman.. Hindari perkataan buruk dan kegiatan yang tidak bermanfaat.. Yuk maksimalkan bulan ramadhan kali ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . . . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - Gerakan belanja di warung tetangga ZCD Kelurahan Abepantai, Kota Jayapura Provinsi… 2300045143750567131
Instagram media - BAZNAS Dampingi Kelompok Binaan Maksimalkan Panen Bawang Merah di Boyolali Meskipun… 2299359790945421567
BAZNAS Dampingi Kelompok Binaan Maksimalkan Panen Bawang Merah di Boyolali Meskipun pandemi Covid-19 sedang membayangi mayoritas masyarakat Indonesia, hal ini tidak menyurutkan semangat kegiatan pemberdayaan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development di Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Kelompok Berkah Tani merupakan salah satu kelompok mustahik beranggotakan 21 KK yang melakukan budidaya bawang merah dengan konsep ramah lingkungan tanpa pupuk kimia dan pestisida kimia. Kamis (16/04) terlihat Sahabat ZCD sedang melakukan pendataan awal untuk tanaman bawang merah yang akan dibudidayakan oleh anggota mustahik Kelompok Berkah Tani di lahan kelompok seluas 7.307 m2. Penanaman bawang kali ini memasuki tahap ke-3. Dari hasil pendataan yang telah dilakukan sejak Kamis (09/04) didapatkan bahwa hanya 14 dari 21 mustahik yang tetap melaksanakan penanaman bawang merah. Adapun 10 diantaranya kondisi bawang merah dalam dalam keadaan bagus, 3 penanaman bawang merah memiliki corak putih dan 1 penanaman gagal panen. Pendataan ini berguna untuk memonitoring kondisi tanaman bawang merah sejak awal. Dalam pendataan ini memuat beberapa hal, meliputi identitas petani, modal awal yang dikeluarkan petani, luas lahan yang ditanami, serta tindakan-tindakan awal yang dilakukan oleh petani bawang merah. Dalam kesempatan ini, mustahik juga mengutarakan kendalanya dalam penanaman bawang merah yaitu adanya hama kera yang merusak tanaman dan cuaca hujan yang menghambat pertumbuhan bawang merah. Selanjutnya, pendataan awal ini akan disinkronasikan saat panen bawang merah. Sehingga nantinya dapat diketahui bagaiamana proses mustahik merawat tanamannya, modal awal dan biaya perawatan yang dikeluarkan serta keuntungan yang didapatkan mustahik. Dari hal-hal tersebut, nantinya akan didapatkan hasil analisa dan kesimpulan akhir terkait penanaman bawang merah ramah lingkungan yang dilakukan pada tahap ke-3 ini. Tidak hanya sampai disitu, Sahabat ZCD juga akan terus memonitoring dan mendampingi kelompok agar kegiatan pemberdayaan dapat berlangsung dengan baik. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - BAZNAS Gandeng Perangkat Desa Bentuk Kampung Tanggap Bencana Corona di Kepulauan… 2299356525159767681
BAZNAS Gandeng Perangkat Desa Bentuk Kampung Tanggap Bencana Corona di Kepulauan Meranti Bentuk dukungan BAZNAS terhadap masa tanggap darurat Covid-19 menjadi hal yang penting sebagai perwujudan untuk pencegahan maupun pemulihan pandemi ini. Melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD), BAZNAS menginisiasi program Kampung Tanggap Bencana Corona (KTBC) sebagai bentuk kepedulian terhadap mustahik. Dalam pembentukan dan pelaksanaan Kampung Tanggap Bencana Corona ini, ZCD juga menggandeng BAZNAS Kabupaten dan Provinsi, petugas kesehatan, aparat desa, dan instansi terkait lainnya. Minggu (19/04), Sahabat ZCD bersama Sekretaris Desa Beting, Ketua Pengurus Masjid Al-Mujahidin, Ketua Dusun, Ketua RT, dan perangkat desa melakukan serangkain kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona di Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan melakukan sosialisasi Covid-19, pemasangan spanduk, pendistribusian masker, serta penyemprotan disinfektan hingga pukul 16.00 WIB. Sosialisasi Covid-19 dilakukan melalui pemasangan dan pembagian 300 poster edukasi dan 150 poster CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) pada fasilitas umum desa, warung-warung dan rumah warga. Dengan dilakukannya sosialisasi ini diharapkan mustahik menjadi lebih mengerti dan memahami pencegahan Covid-19. Selanjutnya dilakukan pemasangan satu buah spanduk KTBC di Masjid Al-Mujahidin, pendistribusian 150 pcs masker kepada masyarakat setempat, dan penyemprotan disinfektan di Masjid Al-Mujahidin, Rumah Produksi UKM Mitra Kerja, Kantor Desa Beting, Sekolah SD Negeri 07 Beting, serta POSKESDES Beting. Adapun rencana selanjutnya akan diadakan penyemprotan di titik lain serta pelatihan pembuatan disinfektan secara mandiri. Sebagai bagian dukungan ZCD BAZNAS dalam penanganan Covid-19 diharapkan kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona di Desa Beting ini mampu meminimalisir potensi penyebaran virus corona di Indonesia.
Instagram media - BAZNAS Gelar Aksi Cegah Covid-19 di Kampung Tanggap Bencana Corona Kepulauan Selayar… 2299353343343822843
BAZNAS Gelar Aksi Cegah Covid-19 di Kampung Tanggap Bencana Corona Kepulauan Selayar Sebagai pandemi global saat ini, ancaman Covid-19 terus menghantui setiap elemen masyarakat seluruh dunia termasuk di Indonesia. Dalam hal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) juga terus menggalakkan gerakan pencegahan Covid-19. Salah satu wilayah implementasi ZCD yang melakukan kegiatan pencegahan Covid-19 yaitu di Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauam Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Minggu (19/04), Sahabat ZCD bersama Yayasan Eco Natural, remaja Masjid Desa Kaburu, Pemerintah Kelurahan Benteng Utara, dan Pemerintah Desa Kabur dengan total 10 personel melakukan distribusi masker, sabun cuci tangan dan pemasangan poster sebagai media edukasi pencegahan Covid-19. Sebanyak 20 masker dan 25 sabun cuci tangan didistribusikan untuk anggota mustahik, tidak lupa di rumah produksi kelompok mustahik juga disediakan sabun cuci tangan untuk memudahkan mustahik mencuci tangan saat berproduksi. Sedangkan pemasangan poster edukasi ditempel di area publik seperti rumah warga, masjid, kios-kios dan lainnya. Sebanyak 9 mustahik terlibat dalam kegiatan ini. Dalam kesempatan kali ini, kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona tidak hanya berupa pendistribusian masker dan sabun cuci tangan, namun juga dilakukan edukasi kepada mustahik untuk selalu mencuci tangan ketika selesai melakukan aktivitas dan selalu menggunakan masker ketika hendak melakukan kegiatan di luar rumah. Hal ini merupakan hal sederhana yang bisa dilakukan oleh masing-masing individu untuk melakukan pencegahan penularan virus corona. Selain itu kedepannya juga akan dilakukan pengontrolan dan monitoring terkait kondisi kesehatan mustahik secara berkala dengan door to door oleh Sahabat ZCD. Dengan dilakukannya kegiatan ini, diharapkan mustahik dan masyarakat dapat menerapkan tindakan pencegahan tersebut, agar nantinya dapat mengurangi penularan Covid-19 di negeri ini.
Instagram media - Yuk maksimalkan ibadah kita di bulan ramadhan tahun ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . . #Ramadhan #puasa… 2298833964701083009
Yuk maksimalkan ibadah kita di bulan ramadhan tahun ini ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š . . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - Giat BAZNAS Lakukan Monitoring Hewan Ternak Milik Mustahik di Kepulauan Meranti… 2298824155884956052
Giat BAZNAS Lakukan Monitoring Hewan Ternak Milik Mustahik di Kepulauan Meranti Pandemi Covid-19 tidak serta merta menghentikan aktivitas pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) di Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sahabat ZCD sebagai pendamping program masih melaksanakan tugasnya untuk melakukan pendampingan dan memonitoring kegiatan mustahik, salah satunya dengan melakukan peninjauan aktivitas anggota Kelompok Centai Berkah Muzakki dalam beternak kambing, Selasa (21/04). Kelompok ini terdiri dari 26 KK yang dibagi lagi menjadi 3 bagian, diantaranya Kelompok Centai Berkah Muzakki I, Kelompok Centai Berkah Muzakki II dan Kelompok Centai Berkah Muzakki III. Dalam pelaksanaannya, Sahabat ZCD tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan menjaga jarak aman. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, didapatkan bahwa pada pada umumnya ternak milik mustahik dalam kondisi sehat dan bugar serta pertumbuhannya juga baik. Biasanya monitoring ini rutin dilakukan seminggu sekali, namun akan bersifat kondisional jika ditemukan masalah pada ternak. Adapun peninjauan dilakukan kepada 6 mustahik dengan hasil tinjauan sebagai berikut: Ternak kambing milik Syafe'i dalam kondisi sehat dan bugar, saat ini ternak miliknya berjumlah 12 ekor (5 pejantan dan 7 betina). Satu ekor kambing betina milik Mukadis sedang mengalami sakit kulit yang merata di seluruh tubuh atau sering disebut dengan Scabies. Penanganan awal yang dilakukan yakni dengan memberikan obat-obatan sulfat serta memandikan dan digosok dengan sabun colek. Diberikan juga oli bekas sebanyak dua sampai tiga kali sebagai bentuk pencegahan dini untuk mematikan kuman-kuman. Saat ini ternak miliknya berjumlah 8 ekor (2 pejantan dan 6 betina) Dua ekor ternak kambing milik Rifa'i mengalami kematian, diduga akibat keracunan dengan gejala mulut berbusa, perut membengkak dan mencret-mencret. yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio
Instagram media - Membatalkan puasa tanpa alasan? Puasa Ramadhan adalah salah satu dari rukun Islam,… 2298027970567911662
Membatalkan puasa tanpa alasan? Puasa Ramadhan adalah salah satu dari rukun Islam, tidak dibolehkan bagi seorang muslim yang baligh, berakal, yang kena tanggung jawab syariโ€™at meninggalkan puasa Ramadhan tanpa udzur (alasan yang dibenarkan), seperti bepergian, sakit dan lain sebagainya. Dan barang siapa yang meninggalkannya -meskipun hanya satu hari- tanpa udzur, maka dia telah melakukan salah satu dosa besar dan dirinya terancam oleh kemurkaan Allah dan siksa-Nya, dia wajib bertaubat dengan penuh kejujuran dan taubat nasuha, dia juga wajib mengganti puasa yang ditinggalkannya, menurut pendapat para ulama, bahkan sebagian dari mereka menyatakan sebagai hasil dari ijmaโ€™. . . #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - Giat BAZNAS di Kampung Tanggap Bencana Corona Desa Semukut Sebagai salah satu bentuk… 2297986039934709342
Giat BAZNAS di Kampung Tanggap Bencana Corona Desa Semukut Sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam menghadapi pandemi virus corona, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) menginisiasi kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona di salah satu wilayah implementasi ZCD yaitu Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau pada Minggu (19/04). Dalam kegiatan ini Sahabat ZCD berkolaborasi dengan Kasi Kesejahteraan Desa Semukut, Ketua RT, Ketua RW, remaja masjid, serta anggota UKM Karya Maju. Kegiatan dimulai pukul 13.30, mulai dari mensosialisasikan pencegahan Covid-19 melalui pemasangan poster dan spanduk. Sebanyak 100 poster pencegahan Covid-19 dipasang di tempat umum yang biasanya ramai dikunjungi warga seperti warung-warung, sekolah, hingga masjid, sedangkan spanduk dipasang di depan rumah produksi pengolahan sagu Desa Semukut. Selain itu, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di pada tempat-tempat umum seperti rumah produksi Karya Maju, sekolah SD, taman bermain anak-anak, masjid, dan rumah-rumah mustahik. Sebanyak 100 masker juga dibagikan kepada mustahik di Desa Semukut sebagai alat pelindung diri saat beraktivitas di luar. Adapun rencana tindak lanjutnya akan dilakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa rumah mustahik yang masih belum dilakukan penyemprotan. Dengan adanya kegiatan pencegahan Covid-19 ini diharapkan mampu menekan jumlah penyebaran Covid-19 di Riau dan mustahik binaan ZCD BAZNAS dapat terlindungi.
Instagram media - BAZNAS Latih Mustahik Produksi Minuman Herbal di Kampung Zakat Telaga Jaya Upaya… 2297981607419436593
BAZNAS Latih Mustahik Produksi Minuman Herbal di Kampung Zakat Telaga Jaya Upaya untuk menangkal penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten dan gugus tugas. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) sebagai pengelola zakat, infaq dan dana kebajikan lainnya juga turut berpartisipasi dan berperan aktif dalam pencegahan Covid-19. Seperti yang terlihat di salah satu titik Kampung Zakat Desa Telaga Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, ZCD BAZNAS menggelar pelatihan pembuatan minuman herbal yang dapat menangkal virus corona, Kamis (09/4). Salah satu minuman herbal yang dibuat adalah minuman jahe. Kegiatan ini dilakukan di rumah salah seorang Ketua PKK dengan diikuti oleh 10 orang ibu-ibu dari PKK Desa, anggota mustahik dan dipandu oleh Sahabat ZCD sebagai pendamping program. Adapun bahan-bahan yang digunakan yaitu 1,5 kg jahe, 5 ons kunyit, 5 ruas kayu manis, 4 ruas batang sereh, dan 10 bungkus gula aren. Cara pengolahannya, pertama-tama panaskan air sampai mendidih kemudian cairkan gula aren pada air yang mendidih sampai gula aren benar-benar telah mencair dan menyatu dengan air. Selanjutnya, masukan seluruh bahan" yang telah dibersihkan seperti jahe, kunyit, daun sereh dan kayu manis. Lalu biarkan sampai sekitar 10-15 menit, setelah itu minuman siap diangkat dan disajikan. Dalam kegiatan ini dihasilkan sebanyak 30 gelas minuman jahe yang selanjutnya akan dibagikan kepada mustahik dan masyarakat setempat. Edukasi dan pelatihan pembuatan minumal herbal ini mendapat respon positif dari Pemerintah Desa. Rencananya, Pemerintah Desa akan mengalokasikan sebagian dananya untuk pembuatan minuman tradisional yang akan dibagikan ke masyarakat luas. Adapun khasiat dari minuman jahe ini yaitu dapat memberikan efek antioksidan, anti peradangan, serta memberikan perlindungan yang maksimal terhadap tubuh. Dikarenakan jahe mengandung Vitamin C dan kalsium serta memiliki kandungan yang dapat berfungsi sebagai antioksidan tubuh. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Allah Swt memberikan jaminan bahwa kalau seorang hambah benar-benar menyerahkan… 2297337302774394208
Allah Swt memberikan jaminan bahwa kalau seorang hambah benar-benar menyerahkan diri kepada Allah Swt , melaksanakan shalat dengan tekun dan keluarganya juga diajak tekun beribadah, niscaya Allah Swt akan mengkaruniakan rezeki kepadanya. #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - ZCD Online Class Pandemik COVID-19 yang masih terjadi sampai saat ini telah menginfeksi… 2297329036010881538
ZCD Online Class Pandemik COVID-19 yang masih terjadi sampai saat ini telah menginfeksi sebanyak 9.096 orang di seluruh Indonesia (27/04/20), korban dari pandemik ini adalah salah satunya anak-anak yang begitu rentan dan perlu perhatian khusus terhadap bahaya terpaparnya Virus Corona. Dalam hal ini, kita sebagai orang dewasa harus mengambil tindakan segera untuk menanggulangi hal tersebut dengan pola pemberdayaan anak-anak dalam situasi ini, karena krisis kesehatan yang terjadi saat ini berisiko menjadi krisis hak-hak anak di Indonesia. Lembaga ZCD BAZNAS kali ini akan mengadakan kelas pemberdayaan online dengan tema *โ€œ Pola Pemberdayaan Anak dalam Kondisi Pandemik COVID-19"* yang akan diisi oleh: Pembicara : - Amelia Tristiana (Child Protection Specialist - UNICEF Makassar Field Office) - Erna Nurfadilah (Sahabat ZCD Papua) - Moderator : Hani Kurniawati E (Staff Adm Program) ๐Ÿ“ Catat ya waktunya : ๐Ÿ—’๏ธRabu, 29 April 2020 โฐ13.00 WIB _Live Streaming_ di Channel Youtube BAZNAS TV Klik link streaming di bawah ini: bit.ly/youtubebaznastv *Free dan terbuka untuk Umum* #ZCDClass #DirumahAja #SemestaKebajikanZakat
Instagram media - Cegah Covid-19, ZCD BAZNAS Bagikan Masker untuk Mustahik di Kampung Zakat Waeleman… 2297326166427348565
Cegah Covid-19, ZCD BAZNAS Bagikan Masker untuk Mustahik di Kampung Zakat Waeleman Menyikapi situasi yang berkembang saat ini tentang merebaknya wabah penyakit Covid-19 di Indonesia, BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) menggelar aktivitas pembagian masker gratis bagi mustahik dan masyarakat sekitar di salah satu titik Kampung Zakat, Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, Senin (13/04). Dalam kegiatan ini, Sahabat ZCD sebagai pendamping program bersinergi dengan aparat pemerintah Desa Waeleman. Sebanyak 350 masker kain telah disediakan untuk untuk dibagikan kepada 191 KK yang tersebar di wilayah Desa Waeleman. Setiap KK akan mendapatkan 2 buah masker kain, sehingga total yang mendapatkan masker kain sebanyak 175 KK, dan sisanya akan dibagikan kepada masyarakat lainnya yang membutuhkan. Adapun pengadaan masker berasal dari sumbangsih anggaran pihak Desa Waeleman. Pembagian masker kain ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona (KTBC) yang sebelumnya telah dilakukan sejak Bulan Maret lalu. Adapun kegiatan tersebut, yaitu pembentukan satuan tugas (satgas) KTBC, pemasangan spanduk dan poster pencegahan Covid-19, penyuluhan terkait Covid-19 dan PHBS bersama Pustu setempat, serta penyemprotan disinfektan di area umum dan rumah masyarakat. Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan dan bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian. Namun, sebagian masyarakat masih menganggap remeh akan virus ini. Dengan adanya pembagian masker ini, BAZNAS mengajak mustahik dan masyarakat untuk tetap siaga saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan memakai masker. Melalui kegiatan pembagian masker kain ini diharapkan dapat menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya untuk warga Desa Waeleman. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Hanya Allah Penjamin Rezeki Allah Swt memberikan jaminan bahwa kalau seorang hambah… 2296472383308796744
Hanya Allah Penjamin Rezeki Allah Swt memberikan jaminan bahwa kalau seorang hambah benar-benar menyerahkan diri kepada Allah Swt , melaksanakan shalat dengan tekun dan keluarganya juga diajak tekun beribadah, niscaya Allah Swt akan mengkaruniakan rezeki kepadanya. #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - BAZNAS Sinergi dengan Pemerintah Desa Terkait Pencegahan Covid-19 di Kampung Zakat… 2296471608125834976
BAZNAS Sinergi dengan Pemerintah Desa Terkait Pencegahan Covid-19 di Kampung Zakat Desa Sulung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) melakukan aktivitas pencegahan Covid-19 melalui Kampung Tanggap Bencana Corona di titik Kampung Zakat, Desa Sulung, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (14/04/2020). Sahabat ZCD sebagai pendamping program bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Sambas, Polsek Sejangkung, Kodim (Komando Distrik Militer), perangkat desa dan pemuda di Desa Sulung melakukan rangkaian kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona, dengan total personil sekitar 28 orang. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu penyemprotan disinfektan dan pemasangan poster edukasi pencegahan Covid-19. Penyemprotan disinfektan dilakukan di rumah warga, area publik dan juga kandang ternak milik mustahik. Sedangkan pemasangan poster dilakukan di area publik seperti warung harian, masjid / mushalla, dan kantor desa. Aktivitas Kampung Tanggap Bencana Corona adalah salah satu upaya yang dilakukan BAZNAS untuk mencegah penyebaran virus corona. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat membantu menekan angka penyebaran virus corona.
Instagram media - Yuk bangun dan segera ambil wudhu.. Ketahuilah bahwa shalat tahajud merupakan bagian… 2295372924814365161
Yuk bangun dan segera ambil wudhu.. Ketahuilah bahwa shalat tahajud merupakan bagian dari shalat malam yang di mana shalat tahajud dikerjakan setelah bangun tidur. Demikian pendapat Imam Nawawi dalam Syarh Al-Muhaddzab. Oleh karenanya tidaklah bertentangan antara niat shalat malam dan shalat tahajud. Siapa yang mengerjakan shalat malam setelah bangun tidur, ia disebut sebagai orang yang bertahajud dan shalatnya dianggap pula sebagai shalat malam. #Ramadhan #puasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran #tahajjud
Instagram media - BAZNAS Latih Mustahik Produksi Rempah Tradisional Tingkatkan Imunitas Tubuh Sistem… 2294553396895325212
BAZNAS Latih Mustahik Produksi Rempah Tradisional Tingkatkan Imunitas Tubuh Sistem ketahanan dan kekebalan tubuh menjadi kunci utama bagi manusia untuk menangkal berbagai penyakit. Salah satu cara untuk menguatkan imunitas atau kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi rempah-rempah tradisional atau yang bisa disebut empon-empon. Dalam hal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) melakukan pelatihan pembuatan empon-empon di Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Kota Jakarta Timur, Selasa (07/04). Kegiatan ini dilakukan di salah satu rumah anggota mustahik KUB Hasta Karya, Zaenab. Pelatihan dimulai pukul 11.00 yang melibatkan 4 anggota mustahik lainnya. Adapun komposisi empon-empon yang digunakan dalam pelatihan ini terdiri dari 1kg jahe, 1kg sereh, 0,5kg kunyit, 1ons kapulaga, 1ons cengkeh, kayu manis, gula aren dan jeruk nipis. Proses pembuatannya yakni bahan-bahan tersebut dicuci bersih dan panaskan air di panci besar. Potong kecil-kecil bahan tersebut lalu masukan semua bahan setelah air mendidih kecuali gula aren dan jeruk nipis. Setelah 30 menit, air akan sedikit menyusut dan warna mengental. Selanjutnya, tambahkan gula aren yang sudah dihancurkan dan perasan jeruk nipis sesuai selera. Minuman ini bisa tahan di kulkas selama 3-7 hari dan bisa dihangatkan ketika mau diminum. Dalam pelatihan kali ini, dihasilkan 53 kantong jamu yang langsung didistribusikan untuk 24 anggota mustahik lainnya yang tersebar di RW 03 dan 02 serta untuk warga lainya. Adapun pembuatan empon-empon ini memakan anggaran sebesar Rp. 250.000. Empon empon merupakan kelompok tanaman rimpang yang seringkali dimanfaatkan sebagai ramuan tradisional atau jamu. Minuman yang kaya akan khasiat ini diyakini bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Kampung Tanggap Bencana Corona yang sebelumnya telah dilakukan. Diharapkan mustahik semakin siaga dalam melakukan pencegahan Covid-19 dan menerapkan PHBS.
Instagram media - Sinergi BAZNAS dan Poskesdes Edukasi Cegah Covid-19 ke Mustahik di Kepulauan Meranti… 2294549234409429289
Sinergi BAZNAS dan Poskesdes Edukasi Cegah Covid-19 ke Mustahik di Kepulauan Meranti Dalam upaya mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) menindaklanjuti program Kampung Tanggap Bencana Corona di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau yang sebelumnya telah dilakukan. Kali ini ZCD BAZNAS bersinergi dengan Poskesdes, Pemerintah Desa, Remaja Masjid serta Karang Taruna untuk menjutkan rangkaian Kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona, Rabu (8/4). Kegiatan ini melibatkan Ria Pusfita selaku Bidan Desa, Rusminawati selaku Kader Kesehatan Lingkungan, 2 orang perwakilan anggota kelompok UKM Sinar Madu, 2 orang perwakilan Remaja Masjid dan 2 orang pengurus Karang Taruna Desa Tanjung Sari. Mengingat bahwa adanya himbauan pemerintah setempat agar perkumpulan tidak dilakukan lebih dari 10 orang dan tetap harus menjaga jarak serta menjaga kebersihan, maka dilakukan pembagian tugas untuk masing-masing individu dalam proses aksi tersebut. Kegiatan ini diawali dengan penyerahan 1 kotak masker sensi, 25 pcs masker kain, sarung tangan sensi, 1 paket bahan cuci tangan dan 1 paket bahan penyemprotan disinfektan kepada perwakilan Remaja Masjid, anggota UKM dan Karang Taruna. Kegiatan dilanjutkan dengan memproduksi ramuan herbal yang dipandu oleh Rusminawati di dapur produksi sederhana UKM Sinar Madu. Produksi dimulai sejak pukul 09.30 WIB, dilanjutkan dengan pendistribusian kepada 21 mustahik dan warga sekitar yang berada di wilayah RW 01. Adapun komposisi ramuan herbal yang diproduksi menggunakan bahan rempah-rempah, diantaranya 1,2kg jahe merah 1,9kg kunyit, 1ons temu lawak, 61 biji cengkeh, 3ons sereh wangi, 1ons kayu manis, 2kg gula aren, 500ml madu kelulut, dan 22liter air putih. Dari bahan-bahan tersebut dijadikan 2 kali produksi yang dapat menghasilkan 80 kantong kemasan berisi 250 ml. Ramuan herbal ini diyakini memiliki segudang manfaat seperti meningkatkan imunitas tubuh, dapat membersihkan paru-paru, meningkatkan sirkulasi peredaran darah, mencegah infeksi virus, meningkatkan nafsu makan, dan lainnya. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Berwudhu sebelum tidur . . Pesan nabi sebelum tidur adalah selalu memposisikan diri… 2294541334211441864
Berwudhu sebelum tidur . . Pesan nabi sebelum tidur adalah selalu memposisikan diri dalam keadaan suci. Tidur tanpa wudhu akan sangat mudah diganggu oleh jin dan setan. Oleh karena itu, ketika hendak tidur jangan lupa untuk berwudhu sebagaimana hadist tentang amalan sebelum tidur: "Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan salat." (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710) Selain berwudhu, juga membaca doa, membaca surat pendek, menjaga kebersihan tempat tidur, dan usahakan tidur setelah Shalat Isya. #marhabanyaramadhan #bulanpuasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #dakwah #hadits #quran
Instagram media - Semestinya di bulan Al Qurโ€™an ini umat Islam mengencangkan ikat pinggang dan menancap… 2293886737994168795
Semestinya di bulan Al Qurโ€™an ini umat Islam mengencangkan ikat pinggang dan menancap gas untuk lebih bersemangat membaca serta merenungkan isi Al Qurโ€™anย Al Karim. Ya, perenungan isi Al Qurโ€™an hendaknya mendapat porsi yang besar dari aktifitas umat muslim di bulan suci ini. Mengingat hanya dengan inilah umat Islam dapat mengembalikan peran Al Qurโ€™an sebagai pedoman hidup dan panduan menuju jalan yang benar. . . . #marhabanyaramadhan #bulanpuasa #iftar #1441h #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja
Instagram media - Mustahik Binaan BAZNAS Jalankan Produksi Kopi di Tengah Pandemi Covid-19 Di tengah… 2293160818904131267
Mustahik Binaan BAZNAS Jalankan Produksi Kopi di Tengah Pandemi Covid-19 Di tengah merebaknya virus corona, Kelompok Harapan Tani Khawa yang merupakan salah satu kelompok mustahik binaan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) di Desa Lubuk Bangkar, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi tetap melakukan aktivitas produksi Kopi Bukit Tempurung, Selasa (14/04/2020). Pada kesempatan kali ini, anggota Kelompok Harapan Tani Khawa sebanyak 4 orang melakukan kegiatan produksi kopi jenis robusta, mulai dari pemilihan biji kopi, penjemuran, roasting, hingga packing kemasan untuk dijual. Sebanyak 48kg biji kopi diolah kelompok menjadi kopi bubuk yang menghasilkan 310 pack kopik. Setiap pack kopi memiliki netto 100gr yang akan dijual dengan harga Rp 15.000. Adapun untuk biaya produksi, kelompok membutuhkan modal untuk penyediaan 310 kemasan, 48kg biji kopi dan biaya jasa giling kopi dengan total modal yang dikeluarkan sebesar Rp 1.569.000. Penjualan kopi biasanya dilakukan kelompok melalui media sosial seperti facebook, instagram dan whatsapp, penjualan langsung ke toko oleh-oleh khas Sarolangun, dan biasanya mustahik juga mendapat pesanan dari dinas setempat. Rencananya, untuk meningkatkan penjualan kopi akan dilakukan penawaran produk ke minimarket sekitar. Program pemberdayaan yang dilakukan Lembaga ZCD tercakup dalam 5 aspek, yakni aspek ekonomi, kemanusiaan, dakwah, kesehatan dan pendidikan. Selain program ekonomi dalam olahan kopi, pada bidang kemaanusiaan dilakukan pemberian bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohido (PLTMH), pembangunan MCK, dan tandon air serta beberapa kegiatan di bidang keagamaan.
Instagram media - Marhaban ya Ramadhan ๐Ÿ˜Š . . Fajar ramadhan segera menghampiri dunia, selembar sutra… 2292665440320499303
Marhaban ya Ramadhan ๐Ÿ˜Š . . Fajar ramadhan segera menghampiri dunia, selembar sutra menghapus noda. Sebening embun pagi yang dapat menyejuk kalbu. Mari sama-sama kita sucikan hati, besihkan jiwa di bulan suci ini. Marhaban yaa ramadhan.. . . #marhabanyaramadhan #bulanpuasa #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja
Instagram media - Selamat Hari Kartini untuk semua perempuan di seluruh Indonesia โ˜บ . . #kartiniday… 2292098948772171039
Instagram media - Perkuat Ekonomi di Tengah Pandemi, Mustahik BAZNAS Bersihkan Aset Kolam Belut di… 2291626800660165431
Perkuat Ekonomi di Tengah Pandemi, Mustahik BAZNAS Bersihkan Aset Kolam Belut di Kampung Zakat Waeleman Seiring dengan meningkatnya penyebaran virus corona di Indonesia, membuat masyarakat resah dan cemas dalam beraktivitas. Namun, hal ini lantas tak membuat aktivitas program ZCD di Kampung Zakat Desa Waeleman, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku Utara terganggu. Sabtu (4/4), Kelompok Tani Belut Jaya binaan ZCD BAZNAS tetap bersemangat untuk melaksanakan kegiatan pembersihan kolam. Pembersihan kolam dilakukan dengan menyemprotkan air ke lantai dan dinding kolam menggunakan air dari rawa dengan mesin alkon. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan bau semen. Kegiatan dilanjutkan dengan memasukkan jerami ke dalam bak lalu ditaburi dengan pupuk urea dan kemudian diisi air kembali. Jerami merupakan salah satu media yang dibutuhkan dalam budidaya belut. Adapun media lainnya yang bisa digunakan adalah kotoran sapi, batang pisang dan lumpur. Selanjutnya, dua hari kedepan akan di taburi lagi dengan pupuk TSP dan dibiarkan sampai beberapa hari. Kelompok Tani Belut Jaya terdiri dari 10 KK yang fokus pada kegiatan budidaya belut. Pembangunan kolam belut ini telah dilakukan sejak 01 Maret 2020 dan selesei pada tanggal 21 Maret 2020. Adapun kolam memiliki luas 22 x 2 meter yang dibagi menjadi 4 sekat dengan ukuran masing-masingnya 5 x 2 meter dan 1 sekat berukuran 2 x 2 meter yang akan digunakan untuk seleksi atau pemilihan bibit belut yang berukuran besar atau kecil. Dalam pelaksanaan kegiatannya, Sahabat dan ZCD dan anggota mustahik tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 dengan melakukan melakukan social distancing dan beberapa anggotanya yang memakai masker. Adapun kegiatan yang telah dilakukan dalam upaya pencegahan Covid-19 adalah pembentukan satgas, penyemprotan disinfektan, sosialisasi Covid-19 melalui media spanduk dan poster, serta sosialisasi PHBS.
Instagram media - Krisis Covid-19, BAZNAS Dorong UKM Lakukan Pemasaran Online Badan Amil Zakat Nasional… 2291607365773907464
Krisis Covid-19, BAZNAS Dorong UKM Lakukan Pemasaran Online Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro atau Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak usahanya akibat wabah Covid-19. Pasalnya banyak dari pelaku usaha kecil kesulitan memasarkan produknya karena aktivitas masyarakat di luar rumah berkurang setelah adanya penerapan social distancing untuk pencegahan Covid-19. Melalui Zakat Community Development (ZCD), BAZNAS memberikan pelatihan foto produk dan memperdalam pemasaran online melalui Facebook, market place, dan instagram untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) di Desa Abepantai, Distrik Abepura, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (15/4). โ€œKebijakan pembatasan sosial atau social distancing membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas, termasuk sektor usaha, yang berdampak pada kondisi keuangan pelaku usaha mikro. Pemasaran secara online menjadi alternatif bagi para pelaku UKM untuk tetap menawarkan usahanya kepada konsumen,โ€ ujar Kepala Zakat Community Development (ZCD), Tatiek Kancaniati. Tatiek menambahkan para pelaku UKM belum memiliki motivasi tinggi untuk memasarkan produknya lewat sistem online karena mereka terbiasa dengan sistem jual beli langsung, karena dirasa lebih praktis dan mudah dalam menawarkan barang. Ada kekhawatiran penjualan mereka tidak akan sebanyak dengan sistem jual beli langsung. โ€œPara pelaku UKM masih terbatas pengetahuannya untuk memasarkan produk usahanya melalui sistem online. Untuk itu BAZNAS berperan untuk memberikan motivasi serta pendampingan kepada mereka terkait dengan metode dan strategi untuk pemasaran online. Dalam kondisi social distancing, pemasaran online sangat penting untuk tetap mendekat kepada konsumen dan menjaga penghasilan usaha para pelaku UKM,โ€ jelasnya. Pelatihan foto produk ini dilakukan di salah satu rumah anggofa mustahik, Wa Ode Nur Seny yang hanya dihadiri oleh 5 peserta yang merupakan admin dari akun media sosial facebook. Hal ini dikarenakan mayoritas mustahik lain belum terlalu paham dengan teknologi bahkan ada yang belum bisa membaca. Pelatihan dipandu oleh Sahabat ZCD sebagai pendamping program. Dalam kesempatan ini, ia mengajarkan teknik
Instagram media - Giat Posko Kampung Tanggap Bencana BAZNAS Edukasi Warga Produksi Minuman Herbal… 2291605808126648427
Giat Posko Kampung Tanggap Bencana BAZNAS Edukasi Warga Produksi Minuman Herbal Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) membentuk posko Kampung Tanggap Bencana Corona pada Senin (13/04/2020). Posko ini dibentuk bersama Pemerintah Desa Cemplang dalam rangka pencegahan wabah Covid-19. Posko ini terletak di halaman Masjid Nurul Amal, Kampung Cirangkong, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Selain Pemerintah Desa, beberapa pihak juga terlibat dalam kegiatan ini, diantaranya pihak dari SCB (Sekolah Cendekia BAZNAS), perwakilan LPEM (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik) BAZNAS, RW 04, RW 05 dan RW 07 dan Kepala Desa Cemplang juga turut hadir dalam kesempatan ini. Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Kepala Desa Cemplang, lalu dilanjutkan dengan kegiatan penyemprotan disinfektan di masjid dan rumah warga sekitar. Selain itu juga dilakukan serangkain kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona seperti penyuluhan PHBS, pembagian masker, dan alat cuci tangan serta pembuatan ramuan herbal untuk menambah daya tahan tubuh. Pada kesempatan ini, BAZNAS turut mengedukasi mustahik dan masyarakat sekitar untuk mengonsumsi minuman herbal. Tatiek Kancaniati selaku Kepala Lembaga ZCD BAZNAS turut terlibat dalam memberikan arahan tentang pentingnya mengkonsumsi minuman herbal sebagai penangkal virus corona. Ia menjelaskan tanaman herbal bisa diolah menjadi minuman, salah satunya dengan membuat minuman wedang secang. Adapun bahan yang digunakan yaitu sereh wangi, jahe, tempuyung, kayu manis, cengkeh, kayu secang, gula merah, dan daun jeruk. Minuman ini sangat berkhasiat dalam memperlancar peredaran darah dan menambah imun dalam tubuh untuk tetap bugar. Kegiatan ini dihadiri sekitar 20 orang dengan mengeluarkan anggaran Rp 100.000 yang berasal dari dana infaq dan dana kebajikan lainnya. Dari pihak desa sendiri juga telah mendirikan posko di masing-masing RW (RW Siaga) untuk pencegahan wabah Covid-19 di Desa Cemplang. Dengan adanya sinergi BAZNAS dan Pemerintah Desa serta pihak terkait lainnya akan memudahkan pelaksanaan tindakan preventif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.
Instagram media - Kesungguhan berbuah manis Ibu Wamari, wanita Buton yang kesehariannya bergelut dengan… 2289290945366900793
Kesungguhan berbuah manis Ibu Wamari, wanita Buton yang kesehariannya bergelut dengan lumpur, benih sayuran, kompos, cangkul, pisau, dan juga terik matahari serta basahnya derai hujan. Kesehariannya dilahan membudidaya tanaman dan memanennya, serta menjadikannya ikatan-ikatan untuk dijual. Terlihat dari jemari dan kuku yang penuh gores cerita betapa tangguhnya dia. Pendekatan humanis menjadikan ada warna lain di kehidupannya. Bu Wamari menjadi mengerti bagaimana menjalankan ibadah, belajar membaca Al-Qur'an dengan baik, memperdalam pengetahuan agama lain, dan pastinya kedekatan pada Ilahi semakin membuatnya semakin bersyukur. Kehadirannya mengikuti kajian dan bacaan Al Qur'an menjadi pelepas dahaga dan letih di jelang malam setelah seharian bergumul dengan aktifitas di lahan. Saat ini bersama dengan kaum ibu lainnya di kawasan Abepantai, Kota Jayapura itu ramai dengan berbagai kegiatan keagamaan. "Sa ada biking kamangi, tapi kas tinggal dulu karena mau mengaji" (saya sedang siapkan kemangi, tapi saya tinggalkan dulu karena ada pelajaran mengaji) Masih teringat jelas ketika engkau masih terbatah-batah menyebutkan huruf 1/1. Kini kesungguhanmu telah membuahkan hasil. Selamat datang di lembaran baru QS. Al-fatiha. Dan masih ada sosok Bu Wamari lainnya. Baarakallahu fikunna. #semestakebajikanzakat #ZakatCommunityDevelopment #KampungAmbon #Abepantai #zakattumbuhbermanfaat
Instagram media - (serasa) KKN 3th Kampung kecil pinggiran kota yg sering diabaikan, dikucilkan, dianggap… 2288940456372624421
(serasa) KKN 3th Kampung kecil pinggiran kota yg sering diabaikan, dikucilkan, dianggap keterbelakangan, pusatnya anak2 nakal, pemabuk, judi, dan lain sebagainya. Allah yg menggerakkanku menuju tempat ini. Meninggalkan pekerjaan lain yg lebih menggiurkan, lebih berkelas, lebih terpandang (kata orang hanya PNS yg bs hidup sejahtera). Awalnya hanya niat ingin membantu guru yg sudah kuanggap seperti orang tua sendiri. Ragu? Sudah pasti sangat ragu. Bahkan pernah berpikir untuk mundur. Tapi itu diawal perjalanan saja. Seiring berjalannya waktu, hatiku semakin menyatu dengan orang2 disini. Berawal dari ketakutan mereka karena melihat penampilanku yg "ghuroba" hingga kini berubah menjadi ketakutan akan kehilangan (selesai kontrak kerja). Tinggal beberapa bulan lagi, waktu berjalan cepat, saaaangat cepat. Berbagai macam karakter manusia kuhadapi disini. Yang dulu hanya sekedar teori di bangku perkuliahan kini praktikum di dunia nyata. Mulai mata kuliah psikologi perkembangan, psi pendidikan, psi islam, psi sosial, psi industri & organisasi, psi abnormal, bahkan pertanian, bukan sekedar teori lagi. Dimana pun kita berada, sebaik apapun kita, ingatlah tak semua orang akan suka dengan kita. Tapi, yakinlah jk kita baik maka yg menyayangi akan lebih banyak, bahkan alam pun akan menjaga insyaaAllah. Banyak kisah di tempat ini. Rasanya nano2 lah. Tidak semua hal menyenangkan, dan tidak semua menyedihkan. Bahkan beberapa kali membuat hati galau. Kutemukan banyak cinta disini, cinta dr anak2, remaja, orang tua, hingga cinta yg "khusus" namun tak mampu membuka hati krn tdk menggunakan kunci yg benar. Tetaplah damai wahai tempat yg telah memberikan banyak pelajaran hidup yg berharga. Jum'at 17 April 2020 H-7 Ramadhan 1441 H #abepantai #kampungambon #jayapura #papua #ceritaamil #zakatcommunitydevelopment #baznasprovpapua
Instagram media - BAZNAS Inisiasi Pembentukan Pondok Herbal di Kampung Zakat Ciladaeun Tanaman herbal… 2287393191617727834
BAZNAS Inisiasi Pembentukan Pondok Herbal di Kampung Zakat Ciladaeun Tanaman herbal menjadi satu diantara pilihan masyarakat sepanjang pandemi virus corona. Sebagian besar mengolah tanaman herbal tersebut menjadi sesuatu yang bisa dikonsumsi dan bertujuan bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Dalam hal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) bersinergi dengan KATANA (Kampung Tanggap Bencana) Ciladaeun dan pihak desa menggagas Pondok Herbal di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Sabtu (4/4), Sahabat ZCD bersama anggota mustahik menanam tanaman herbal, seperti jahe, kunyit dan kedepannya akan ditanam tanaman herbal lain sesuai dengan kebutuhan.Terdapat tiga lokasi Pondok Herbal yang dibangun, yakni di kediaman Ucu Habsah sebagai anggota KUB Banana Cinta, kediaman Sukayat sebagai anggota KUB Gula Semut, dan kediaman Edi sebagai anggota KATANA Desa Ciladaeun. Di masing-masing kebun, ditanami kurang lebih 30 bibit untuk masing-masing jenis tanaman. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketahanan dan kekebalan tubuh untuk mencegah virus corona selain melakukan aksi pencegahan lainnya. Karena bahan alam diyakini akan selalu lebih cepat diterima dan menyatu dengan tubuh, seperti kunyit yang memiliki antioksidan yang sangat baik untuk menguatkan kekebalan tubuh. Program ini dilakukan dalam rangka Kampung Tanggap Bencana yang digagas oleh ZCD di 107 titik binaannya dan sejalan dengan program yang dilakukan oleh pemerintah dalam pencegahan Covid-19. Sahabat ZCD juga menghimbau kepada mustahik untuk selalu menerapkan PHBS dan menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima.
Instagram media - *ZCD BAZNAS Sinergi dengan Poskesdes dan Karang Taruna dalam Kampung Tanggap Bencana… 2286930400647154922
*ZCD BAZNAS Sinergi dengan Poskesdes dan Karang Taruna dalam Kampung Tanggap Bencana Corona di Kepulauan Meranti* Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) terus melanjutkan aksi pencegahan Covid-19 melalui Kampung Tanggap Bencana Corona di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Sebelumnya telah dilakukan beberapa rangkaian kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona pada Selasa (28/03) dan Rabu (08/04). Adapun kegiatan yang telah dilakukan yaitu, koordinasi dan sosialisasi dengan aparat desa setempat, penyemprotan disinfektan, pembuatan handsatinizer, dan produksi ramuan herbal. Senin (13/04), Sahabat ZCD kembali bersinergi dengan Poskesdes, kelompok mustahik dari UKM Sinar Madu, Remaja Masjid, dan Pemerintah Desa yang diwakili pengurus Karang Taruna untuk melanjutkan kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona. Sebanyak 15 personil terlibat dalam rangkain kegiatan, diantaranya pembuatan ramuan herbal, pemasangan poster edukasi Covid- 19, pembagian masker, penyediaan paket cuci tangan dan paket hand sanitizer serta penyemprotan disinfektan. Kali ini adalah kedua kalinya Sahabat ZCD dan anggota mustahik memproduksi ramuan herbal atau jamu di Dapur Produksi Sederhana UKM Sinar Madu yang dipandu Ria Pusfita selaku Bidan Desa dan Rusminawati selaku Kader Kesling. Selanjutnya jamu dibagikan kepada mustahik dan masyarakat sekitar. Selain itu, jamu juga disediakan di masjid atau mushalla sekitar. Pemasangan poster edukasi Covid-19 dan penyemprotan disinfektan dilakukan di beberapa area umum, seperti pelabuhan, kantor desa, masjid/mushalla dan rumah warga. Penyemprotan juga dilakukan pada kandang-kandang ternak milik mustahik. Pendistribusian masker diutamakan untuk anggota mustahik dan anak-anak yang masih berkeliaran di luar dan rentan untuk tertular virus. Adapun jumlah masker yang didistribusikan sebanyak 1 kotak masker sensi dan 25 pcs masker kain. Selain aktivitas tersebut juga disediakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan lateks dan jas hujan pengganti baju APD untuk melakukan penyemprotan. . . Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - Kelompok Mustahik binaan ZCD BAZNAS Perkuat Ekonomi dengan Produksi Keripik Pisang… 2286898206981690778
Kelompok Mustahik binaan ZCD BAZNAS Perkuat Ekonomi dengan Produksi Keripik Pisang di Tengah Wabah Covid-19 Di tengah kondisi pandemi yang disebabkan penyebaran Covid-19 di hampir seluruh wilayah Indonesia tidak membuat KUB Rizki Berkah di Kelurahan Jaya Mekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi menurunkan semangat untuk melakukan produksi. KUB Rizki Berkah adalah salah satu kelompok mustahik binaan BAZNAS melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) yang memproduksi berbagai macam makanan ringan, seperti rangginang mini, brownies tempe,kulit sumpiah pedas manis, dan lainnya. Kelompok ini beranggotakan 5 KK. Jumโ€™at (10/04/2020), KUB Rizki Berkah melakukan inovasi dengan membuat produk baru yaitu keripik pisang. Kegiatan dimulai pada pukul 13.00 WIB di rumah Ade selaku ketua KUB dan dibantu oleh dua anggota mustahik. Keripik pisang yang diproduksi memiliki bayak varian rasa yaitu original, cokelat, dan vanilla. Dalam produksi perdananya kali ini, KUB Rizki Berkah mengolah pisang sebanyak 6kg dan berhasil dikemas menjadi 20 pouch keripik pisang. Setiap pouch memiliki netto 100gr yang dijual dengan harga Rp 5.000. Sehingga kelompok menerima total pendapatan sebesar Rp 100.000. Rencananya Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi akan memesan produk mustahik ini. Di saat kondisi yang tidak mudah ini, KUB Rizki Berkah tetap berkeyakinan bahwa usaha mereka tetap harus berjalan. Dalam proses produksinya, mereka juga tetap menjalankam protokol pencegahan Covid-19, sebagaimana yang diterapkan oleh Lembaga ZCD seperti mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan produksi, menggunakan masker, sarung tangan, dan tidak lupa selalu berdoa. Dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19, kegiatan produksi yang dilakukan KUB Rizki Berkah tetap berjalan aman dan meminimalisir potensi penyebaran virus Covid- 19 yang sedang marak terjadi. . . #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja #sdgs
Instagram media - Lawan Covid-19, BAZNAS Latih Mustahik Produksi Disinfektan di Kampung Zakat Banten… 2285903752132864175
Lawan Covid-19, BAZNAS Latih Mustahik Produksi Disinfektan di Kampung Zakat Banten . Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) melakukan pelatihan kepada anggota mustahik untuk membuat disinfektan sederhana di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Pelatihan dilakukan di salah satu rumah anggota mustahik dan dihadiri oleh 9 mustahik dari KUB (Kelompok Usaha Bersama) Banana Cinta dengan dipandu Sahabat ZCD selaku pendamping program, Sabtu (4/4/2020). Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan cairan disinfektan juga cukup mudah diperoleh, diantaranya pemutih pakaian dan air putih. Takaran yang digunakan adalah 1 liter air dengan 2 sendok makan pemutih pakaian. Pada pelatihan kali ini mustahik mampu menghasilkan 25 liter cairan disinfektan. Selanjutnya, disinfektan ini dibagi merata kepada mustahik untuk dapat digunakan penyemprotan mandiri di rumah masing-masing. Di sela-sela pembuatan disinfektan, Sahabat ZCD juga sekaligus mensosialisasikan pencegahan Covid-19, salah satunya dengan menerapakan PHBS. Sebelumnya juga telah dilakukan pembuatan pondok herbal, pembentukan posko Kampung Tanggap Bencan Corona di 2 titik yang bertempat di Mushalla Burul Huda dan Kampung Muraha serta pembagian hand satinizer kepada mustahik. Rencananya akan dilakukan juga pembagian masker dan penyemprotan disinfektan ke beberapa area publik. Pelatihan pembuatan disinfektan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini, juga memutus mata rantai penyebaran virus. Melalui kegiatan ini, mustahik diharapkan bisa membuat disinfektan untuk memudahkan melakukan penyemprotan secara mandiri. . . #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #dirumahaja
Instagram media - Kalian #dirumahsaja biar makanannya dari para Mustahik berdaya. Kami fokus pada… 2284534790958663733
Instagram media - *Cegah Covid-19, BAZNAS Serukan PHBS Kepada Mustahik di Kampung Zakat Talaga Jaya*… 2284516188952145454
*Cegah Covid-19, BAZNAS Serukan PHBS Kepada Mustahik di Kampung Zakat Talaga Jaya* Berdasarkan rekomendasi WHO, untuk mencegah penyebaran virus Corona, disarankan untuk sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) lainnya. Dalam hal ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) melakukan kegiatan edukasi PHBS,khususnya mencuci tangan yang baik dan benar di Desa Talaga Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Sabtu (04/04), Sahabat ZCD sebagai pendamping program bersama 5 petugas Posbindu Desa mengedukasi masyarakat bahwa PHBS ini merupakan sebuah kewajiban yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih pada kondisi saat ini, dimana wabah virus corona sudah menjadi pandemi dan penyebarannya sangat tinggi. Kegiatan dilakukan di Masjid At-Taqwa yang dihadiri sebanyak 18 orang. Pada kesempatan ini, Sahabat ZCD dan petugas Posbindu Desa menghimbau masyarakat untuk dapat membuat dan menyiapkan tempat cuci tangan sederhana di setiap rumah. Hal ini bertujuan agar mereka terbiasa untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan. Selain itu, diberlakukan juga untuk setiap tamu yang ingin berkunjung ke rumah agar mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam rumah. Selain edukasi, Sahabat ZCD dan petugas Posbindu mempraktekkan cara mencuci tangan yang baik dan benar kepada para mustahik dan masyarakat yang dilakukan door by door. Dalam kegiatan ini, mustahik yang dikunjungi ikut terlibat aktif, dengan mempraktekkan langsung cara mencuci tangan. Personel juga memberikan bantuan sabun cuci tangan untuk mustahik. Hal tersebut dilakukan demi terciptanya kehidupan yang sehat dan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona kepada mustahik dan masyarakat. Tidak hanya saat kondisi pandemi, jika kondisi sudah kembali normal, Sahabat ZCD juga menegaskan agar masyarakat tetap bisa menerapkan PHBS pada setiap kondisi. Yuk baca lebih lanjut dengan klik link pada bio ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š
Instagram media - sa punya kesanggupan cuma itu bisa bikin masker Baarakallahu fiik, Nek... Disaat… 2284123912861961645
Instagram media - DIALOG KEBANGKITAN ZAKAT Yuk jangan lewatkan nanti sore pukul 17.00-17.40 WIB akan… 2283236325825908143
DIALOG KEBANGKITAN ZAKAT Yuk jangan lewatkan nanti sore pukul 17.00-17.40 WIB akan ada Live streaming di youtube BAZNAS TV membahas "Strategi BAZNAS dalam Mengantisipasi Dampak Ekonomi bagi Mustahik yang Terimbas Pandemi Virus Corona" oleh Dr.Irfan Syauqi Beik (Direktur Pendistribusian & Pendayagunaan BAZNAS RI) & Tatiek Kancaniati (Kepala Lembaga Zakat Community Development BAZNAS RI) Link : https://www.youtube.com/channel/UCmY29I5na-P9Q108PY5By4w
Instagram media - DOA NISFU SYABAN Di malam Nisfu Syaโ€™ban yang berkah ini, mari kita bermunajat kepada… 2282860568633130922
DOA NISFU SYA'BAN Di malam Nisfu Syaโ€™ban yang berkah ini, mari kita bermunajat kepada Allah Subhanahu Wa Taโ€™ala yang telah memberikan nikmat kehidupan dan segala yang menyertainya Malam ini juga menjadi pengingat bahwa sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Semoga kita diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bisa menggapai ramadhan dan beribadah dengan optimal Aamiin, ya Robbal โ€˜alamiin. #LekasPulihIndonesia #BAZNAS #SemestaKebajikanZakat #NisfuSyaban #Ramadhan #Doa'
Instagram media - Ramisa siap makan Yuk bantu para Mustahik binaan ZCD Baznas RI di wilayah Kelurahan… 2282701600182417890
Instagram media - ZCD BAZNAS Sinergitas dengan Kelurahan Kebon Manggis Aktifkan Kampung Tanggap Bencana… 2282568779611002868
ZCD BAZNAS Sinergitas dengan Kelurahan Kebon Manggis Aktifkan Kampung Tanggap Bencana Corona Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Zakat Community Development (ZCD) terus mengkampanyekan gerakan pencegahan virus corona atau Covid-19. Salah satu kepedulian BAZNAS adalah dengan dibentuknya Kampung Tanggap Bencana Corona di titik implementasi ZCD yakni Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Selasa (31/03), Sahabat ZCD selaku pendamping program dan 15 personil lainnya yang terdiri dari pendamping BMFi, pihak Kelurahan Kebon Manggis, LMK, Perangkat RT/RW, Karang Taruna dan Kader PKK melakukan beberapa rangkaian kegiatan Kampung Tanggap Bencana Corona. Kegiatan diawali dengan pemasangan spanduk dan poster penyuluhan pencegahan corona di Kelurahan Kebon Manggis, rumah mustahik dan titik strategis lainnya. Selanjutnya dilakukan penyemprotan disinfektan di area lingkungan masyarakat dan rumah mustahik. Sebelumnya, Sabtu (28/03) telah dilakukan penyemprotan secara mandiri hasil dari swadaya warga RW 02 di beberapa RT di beberapa area publik seperti masjid, mushalla, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Rencana berikutnya juga akan dilakukan pembagian masker dan sabun cuci tangan kepada mustahik, pembuatan wastafel sehat di 3 titik strategis, serta pembuatan minuman jamu tradisional sebagai penguat imun tubuh. Pelaksanaan kegiatan ini juga turut dipantau oleh Polri,TNI dan ASN. Keterlibatan aparat setempat dalam pembentukan Kampung Tanggap Bencana Corona sangat penting untuk memudahkan koordinasi antar warga dalam menjalankan aksi. Diharapkan melalui sinergitas ini, pencegahan virus corona dapat dilakukan secara maksimal sehingga dapat menekan angka positif Covid-19.
Instagram media - DONASI POIN TELKOMSEL BANTU LAWAN VIRUS CORONA Hingga Selasa (8/4), pasien positif… 2282562404621381230
DONASI POIN TELKOMSEL BANTU LAWAN VIRUS CORONA Hingga Selasa (8/4), pasien positif virus corona mencapai 2.738 orang. Tenaga medis dan tim BAZNAS @baznasindonesia di lapangan terus berjuang untuk dapat tetap melayani pasien dan mengurangi risiko penyebaran virus corona. Saatnya kita bekerjasama memberikan dukungan bagi mereka yang membutuhkan bantuan dalam kondisi krisis Covid-19 ini dalam bentuk penyediaan APD dan penyemprotan disinfektan. Mari berdonasi sekarang dengan poin @telkomsel Anda, 50 poin senilai Rp5.000,- melalui aplikasi My Telkomsel atau transfer donasi dengan nominal lainnya melalui link : โ–ถ kitabisa.com/donasipoincorona Info dan konfirmasi donasi : Contact center BAZNAS WhatsApp: 087877373555 Email : layananmuzaki@baznas.go.id #SemestaKebajikanZakat #BAZNAS #Telkomsel #Covid19 #IndonesiaLawanCorona www.baznas.go.id
Instagram media - Aksi Penanggulangan Covid-19 Kampung Pegat Batumbuk Kecamatan Pulau Derawan . Minggu… 2282510279514749052
Aksi Penanggulangan Covid-19 Kampung Pegat Batumbuk Kecamatan Pulau Derawan . Minggu ( 05 /4/ 2020 ) Mengikuti Protokol dari Lembaga ZCD Pusat mengenai Rencana Aksi Penanggulangan Covid -19 dan Protokol Layanan Disinfeksi PMI Berau. Dengan Pengerak kegiatan ini dari Sahabat ZCD Kabupaten Berau, Anggota Kelompok Karya Nelayan, Ketua RT 01 Kampung Pegat Batumbuk serta didampingi Tokoh Masyarakat .Dalam Kegiatan ini media Campaign dan Perlengkapan berupa : Spanduk dan Poster mengenai Penanggulangan Covid-19 , 1 sprayer Manual 15 L dan 2 L , 1 Termos minuman Rempah Kunyit Asam dan Temulawak, 2 botol Larutan Disinfektan, Sarung tangan, masker serta Sabun cair pencuci tangan. Berikut Kegiatan Aksi Penanggulangan Covid-19 Kampung Pegat Batumbuk Kecamatan Pulau Derawan : - Pemasangan Spanduk Aksi Tanggap Bencana Corona di gedung TPA yang berhadapan dengan Masjid. -Pemasangan poster aksi pencegahan covid 19 dan edukasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat. -Penyemprotan disinfektan di area Masjid, TPA, Posyandu, Sekolahan, 4 Gudang Nelayan, serta 64 Rumah warga dan rumah guru. - Pemasangan poster cara mencuci tangan dan menyiapkan sabun cuci tangan di are tempat wudhu masjid. - Memberikan minuman rempah tradisional kepada seluruh warga untuk meningkatkan sistim imun, dan edukasi cara pembuatannya. . Warga masyarakat juga memberlakukan karantina wilayah dengan membatasi pengunjung dari luar yang masuk ke kampung pegat batumbuk, dan tidak bepergian keluar kampung selama masa karantina wilayah diberlakukan. Masyarakat juga meyakini jika berendam di air laut memiliki banyak khasiat salah satunya mencegah virus corona. . Ayo dukung Penanggulangan Covid-19 di kabupaten Berau dengan berinfak via transfer melalui dompet Kemanusiaan & Bencana BAZNAS Berau : . REKENING INFAK / SEDEKAH BANKALTIMTARA 006 156 8476 BRI 021 301 00098 2306 BNI 053 463 9824 . a.n BAZNAS Kabupaten Berau . *Kode angka 19 saat transfer Donasi : Misal 500.000, Transfer 500.019 Info dan Konfirmasi donasi : 0811-597-3355 ( Hotline / WA BAZNAS Berau ) . #SemestaKebajikanZakat . #SemestaKebajikanZakat #ZakatCommunityDevelopment #BAZNASKabupatenBerau
Instagram media - Alquran sebagai Penguat Imun sesungguhnya krn di dalam ayat-ayat Nya, ada banyak… 2282440015425725702
Instagram media - Aktivitas Mustahik Nelayan BAZNAS di Tengah Pandemi Covid-19 Di tengah mewabahnya… 2282315501572881921
Aktivitas Mustahik Nelayan BAZNAS di Tengah Pandemi Covid-19 Di tengah mewabahnya Coronavirus Disease (COVID-19) yang tersebar hampir di seluruh daerah Indonesia, lantas tak membuat aktivitas tangkap ikan mustahik nelayan di Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau terganggu. Idrus (60) dan Awaludin (60) merupakan mustahik Lembaga Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS yang tergabung dalam Kelompok Centai Berkah Bahari I, tetap berkegiatan melaut seperti biasa pada Jum'at (03/04/2020). Cuaca cerah dan gelombang air yang tenang dimanfaatkan mereka untuk menebarkan jaringnya di laut. Idrus mendapatkan hasil tangkap tidak kurang dari 30kg ikan biang, dan Awaludin mendapatkan 15kg ikan biang. Hasil tangkapannya dipasarkan dan dijual secara keliling di sekitar wilayah Desa Centai dengan harga Rp.20.000 /kg. Sehingga mereka mampu mengantongi pendapatan sebesar Rp.300.000 - Rp.600.000 dari hasil kerja kerasnya. Harga jual ikan di tengah pandemi Covid-19 ini terbilang masih normal. Di saat sebagian nelayan tidak berani untuk melaut, hal ini dijadikan peluang oleh Idrus dan Awaludin untuk mendapatkan hasil tangkap ikan yang lebih banyak. Kegiatan melaut yang dilakukan nelayan juga tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 sebagaimana yang diterapkan oleh Lembaga ZCD BAZNAS. Saat melaut, mustahik nelayan tidak berkerumun, mereka tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 yang telah dibuat Lembaga ZCD, yakni melakukan social distancing. Masing-masing dari mereka menggunakan 1 perahu, hanya Idrus yang mengajak anaknya untuk melaut. Selain itu, mereka juga telah dibekali masker dan sarung tangan. Kegiatannya pun disebutkan bersifat soliter sehingga diyakini tidak berpotensi adanya penularan. Dalam upaya meningkatkan perekonomian mustahik nelayan, ZCD BAZNAS telah memberikan bantuan pompong laut sekaligus dengan perlengkapannya seperti jaring. Sebanyak 15 unit pompong diberikan kepada 15 KK mustahik. Selain itu, program ZCD tidak hanya memberikan bantuan peralatan saja, namun juga dilakukan pendampingan secara intens oleh Sahabat ZCD.
Instagram media - BAZNAS Kembangkan Kampung Tanggap Bencana di Padang Pariaman . . Badan Amil Zakat… 2281856924424950057
BAZNAS Kembangkan Kampung Tanggap Bencana di Padang Pariaman . . Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)ย  melalui Lembaga Zakat Community Development (ZCD) terus berkomitmen menggalakkan gerakan pencegahan Covid-19 melalui Kampung Tanggap Bencana Corona di Desa Balai Baiak, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, Kamis (02/04/2020). Menggandeng BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman, BTB Kabupaten Padang Pariaman, Pemerintah Desa, dan Kepala Dusun, Sahabat ZCD melakukanย  penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah mustahik, ruang publik dan juga tempat ibadah. Personel yang bertugas melakukan penyemprotan tetap memperhatikan protokol dengan memakai APD lengkap,ย  seperti kacamata,ย  topi,ย  sarung tangan, masker,ย  sepatu booth dan mesin disinfektan. Selain itu,ย  juga dilakukan pembuatan wastafel keran di dua titik,ย  yakni Mushalla Gadang Tonggak dan MCK Posko Pemuda. Setelah pembuatan wastafel selesai,ย  Sahabat ZCD dan personel lainnya mengedukasi warga tentang tata cara mencuci tangan yang benar. Himbauan untuk menerapkan social distancing, dan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan diri juga tengah diperingatkan. Serangkaian kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk proteksi masyarakat untuk pencegahan virus corona dan meminimalisir segala kemungkinan yang ada di masa yang akan datang di wilayah ZCD. . . #baznasindonesia #baznas #coronavirus #corona #indonesia #who #unicef #kemenkes #zakatcommunitydevelopment #SemestaKebajikanZakat #cegahcorona #socialdistancing #covid19 #dirumahaja
More Posts